Pengolahan Sampah di Kota Batu Ditarget 100 Ton per Hari

BATU, RADAR BATU – Kapasitas pengolahan sampah di Kota Batu ditargetkan mencapai 100 ton per hari setelah seluruh infrastruktur program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) rampung.
Sistem tersebut dirancang mengintegrasikan 10 titik pengolahan komunal dengan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tlekung.
Baca Juga: Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Berhasil Tembus 1 Juta Penonton Bioskop di Hari Tayang Ke-17
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Dian Fachroni Kurniawan menjelaskan, pembangunan tahap awal mencakup TPST Reduce, Reuse, Recycle (3R) di Kelurahan Sisir dan Temas.
Masing-masing fasilitas dirancang memiliki kapasitas pengolahan 5–10 ton sampah per hari. “Masing-masing fasilitas dirancang memiliki kapasitas pengolahan 5–10 ton sampah per hari,” ujar Dian.
Fasilitas komunal tersebut nantinya menangani sampah di tingkat lokal sebelum terhubung dengan sistem pengolahan terpusat. Sementara itu, TPST Tlekung direncanakan bertransformasi menjadi pusat pengolahan sampah residu.
Pemkot Batu juga merencanakan pengembangan 10 titik pengolahan komunal yang terintegrasi dalam sistem tersebut. Jika seluruh fasilitas beroperasi sesuai rencana, kapasitas pengolahan total ditargetkan mencapai 100 ton per hari.
“Jadi sebenarnya targetnya kapasitas 100 ton per hari lewat program LSDP kalau sudah terbangun semua,” paparnya.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki sistem persampahan Kota Batu untuk mengantisipasi pertumbuhan penduduk dan aktivitas pariwisata.
Baca Juga: Pemkot Batu Telusuri Izin Proyek PT Esa
Namun, kapasitas yang dirancang belum tentu sama dengan volume sampah yang benar-benar dapat diolah setiap hari.
Kinerja sistem tetap bergantung pada kesiapan fasilitas, kecukupan sarana pendukung, distribusi sampah, dan kemampuan operasional setiap titik. Pemilahan dari sumber juga menjadi faktor penting agar fasilitas tidak terbebani sampah campuran.
