Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Daycare di Kota Batu Menjamur, Tapi Tak Punya Induk Pengawasan Resmi

Zanadia Manik Fatimah • Sabtu, 9 Mei 2026 | 15:00 WIB
CERIA: Anak-anak sedang bermain di dalam ruangan. (Pexels)
CERIA: Anak-anak sedang bermain di dalam ruangan. (Pexels)

 

BATU, RADAR BATU - Pertumbuhan bisnis daycare atau penitipan anak di Kota Batu berlangsung pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, perkembangan itu belum diiringi sistem pengawasan dan koordinasi yang terpadu.

Penelusuran Jawa Pos Radar Batu mencatat sedikitnya ada delapan daycare aktif yang kini beroperasi di Kota Batu.

Beberapa di antaranya yakni Nam-nam Daycare, D’Macaron Daycare, Lentera Hati, Playnest, Amanah Ibu, Rumah Bermain Al Fath, hingga Al-Izzah Daycare yang telah memiliki dua cabang.

BACA JUGA: Cokelat lovers, rekomendasi cokelat dan olahannya di Kota Batu

Meski jumlahnya terus bertambah, hingga kini belum ada forum resmi yang menaungi para pengelola daycare di Kota Batu.

Padahal, pada jenjang pendidikan lain sudah terdapat organisasi seperti Himpaudi untuk PAUD maupun IGTKI untuk TK.

“Belum ada forum komunikasi khusus daycare di Kota Batu,” ujar Pembina Al-Izzah Daycare, Ika Febri.

BACA JUGA: Renyah di Luar, Lumer di Dalam. Rekomendasi Pisang Bolen Terenak yang Harus Kamu Coba

Kondisi tersebut membuat masing-masing pengelola berjalan dengan standar pelayanan sendiri-sendiri.

Mulai dari rasio pengasuh, pola pengawasan anak, hingga sistem pelaporan kepada orang tua ditentukan secara mandiri oleh masing-masing lembaga.

Pengawasan dari pemerintah pun dinilai masih sporadis dan belum berkelanjutan. Selama ini, daycare hanya sesekali menerima kunjungan dari Dinas Sosial atau lembaga akreditasi tertentu.

Tanpa wadah koordinasi dan pembinaan resmi, kualitas layanan daycare dinilai sangat bergantung pada komitmen internal masing-masing pengelola. (dia/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#daycare #tanpa pengawasan #kota batu #anak anak