Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Banyak Siswa Lebih Produktif Belajar pada Malam Hari?

C
Penulis: Choirun Nisa❯
Ilustrasi siswa belajar di malam hari (Sumber: Bobo.ID - Grid.ID)
Ilustrasi siswa belajar di malam hari (Sumber: Bobo.ID - Grid.ID)

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Tidak sedikit siswa memilih belajar pada malam hari karena merasa suasana lebih tenang dan fokus dibanding siang hari. Kebiasaan ini kerap dianggap lebih efektif, terutama saat menghadapi ujian atau menyelesaikan tugas sekolah.

Namun, para ahli menilai efektivitas belajar malam tidak selalu sama pada setiap individu dan perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Suasana Tenang Dinilai Membantu Konsentrasi
Dilansir dari laman Silasnum.id, banyak siswa merasa lebih nyaman belajar malam karena lingkungan cenderung lebih sepi dan minim gangguan. Aktivitas sosial maupun distraksi digital biasanya berkurang pada waktu tersebut sehingga membuat fokus belajar meningkat.

Advertisement

Selain itu, beberapa siswa memang memiliki kecenderungan lebih aktif pada malam hari atau dikenal dengan istilah night person. Kondisi ini berkaitan dengan chronotype, yaitu kecenderungan biologis seseorang dalam mengatur waktu tidur dan aktivitas harian.

Sementara itu, laman KlikDokter menyebutkan bahwa suasana malam yang lebih damai membuat sebagian orang lebih mudah berkonsentrasi. Minimnya suara, cahaya terang, maupun aktivitas sekitar membantu otak bekerja lebih fokus saat belajar.

Penurunan hormon kortisol atau hormon stres pada malam hari juga disebut membuat tubuh menjadi lebih rileks sehingga seseorang merasa lebih nyaman menyelesaikan pekerjaan atau belajar.

Advertisement

Belajar Malam Tetap Memiliki Risiko
Meski dianggap membantu fokus, belajar malam juga memiliki sejumlah risiko apabila dilakukan berlebihan. Silasnum.id menjelaskan bahwa belajar terlalu larut dapat menyebabkan kantuk, kelelahan, hingga menurunkan kualitas tidur.

Kurang tidur dinilai berdampak pada kemampuan otak dalam menyimpan informasi dan mempertahankan konsentrasi. Jika tubuh terlalu lelah, materi yang dipelajari justru lebih sulit dipahami dan mudah dilupakan.

Selain itu, kebiasaan begadang secara terus-menerus juga dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental dalam jangka panjang.

KlikDokter juga menyebutkan bahwa tidak semua orang cocok belajar malam. Sebagian siswa justru lebih produktif pada pagi hari ketika kondisi otak masih segar setelah beristirahat.

Advertisement

Artikel Terkait

Bukan Makin Pintar, Paksa Belajar Melewati Titik Jenuh Justru Bikin Otak Alami Kelelahan Kognitif

Bukan Makin Pintar, Paksa Belajar Melewati Titik Jenuh Justru Bikin Otak Alami Kelelahan Kognitif

Toxic productivity kini menjadi ancaman nyata bagi pelajar yang sering merasa bersalah atau cemas saat sedang beristirahat.

Gak Perlu Intip Keyboard Lagi, Ini 3 Website Gratis Biar Kamu Jago Mengetik 10 Jari!

Gak Perlu Intip Keyboard Lagi, Ini 3 Website Gratis Biar Kamu Jago Mengetik 10 Jari!

Keterampilan mengetik 10 jari menjadi solusi jitu bagi mahasiswa untuk menghemat waktu pengerjaan di komputer maupun laptop.

“Panic Productivity” pada Siswa, Tiba-Tiba Sangat Produktif saat Panik

“Panic Productivity” pada Siswa, Tiba-Tiba Sangat Produktif saat Panik

Pernah merasa baru benar-benar fokus belajar saat tugas sudah mepet deadline? Atau tiba-tiba sangat rajin mengerjakan banyak hal

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer