Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gandeng Muklay, JTP Group Kolaborasi dengan Trans Jatim

R
TERKONEKSI: Beberapa wisatawan menjajal armada Trans Jatim untuk menuju destinasi wisata di bawah naungan Jawa Timur Park Group beberapa hari lalu.
TERKONEKSI: Beberapa wisatawan menjajal armada Trans Jatim untuk menuju destinasi wisata di bawah naungan Jawa Timur Park Group beberapa hari lalu.

Advertisement

 

BATU, RADAR BATU - Problem kemacetan di jalur liburan Malang-Batu perlahan dijawab melalui integrasi strategis antara transportasi publik dan kawasan pariwisata. Mulai Maret hingga Juni tahun ini, wajah armada bus Trans Jatim Koridor 1 (Terminal Hamid Rusdi-Terminal Batu) bersolek. Mereka membawa kampanye visual nyentrik hasil kolaborasi ilustrator Muklay dan pengelola taman hiburan Jawa Timur Park Group.

Langkah ini bukan sekadar taktik pemasaran, melainkan siasat pragmatis mempermudah akses wisatawan tanpa harus menambah beban volume kendaraan pribadi. Wisatawan kini dapat membelah rute wisata Kota Batu dengan lebih praktis. Sejumlah halte atau shelter Trans Jatim sengaja didesain untuk memotong jarak ke titik-titik hiburan.

Misalnya, terdapat Shelter Gangsiran di kawasan Batu Ekonomis Park, Shelter Oro-Oro Ombo 1-2 di area Batu Night Spectacular (BNS), hingga Shelter Oro-Oro Ombo 3-4 di depan Jatim Park 2. Meski demikian, integrasi ini belum sepenuhnya sempurna. Raksasa destinasi lain seperti Jatim Park 1, Museum Angkut, Batu Love Garden (Baloga), dan Jatim Park 3 belum tersentuh halte langsung.

Untuk mengakalinya, manajemen menerapkan sistem transit. Wisatawan bisa turun di Jatim Park 2, lalu disambung dengan fasilitas antar-jemput (shuttle) gratis milik Jatim Park Group. “Khusus untuk akses menuju Jatim Park 3, layanan shuttle akan kami operasikan pada Juni tahun ini,” ucap Manajer Marketing dan Public Relations Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto.

Dia menyebut kolaborasi ini dirancang untuk mendongkrak konektivitas, sehingga perjalanan liburan wisatawan bisa lebih praktis, terjangkau, dan terintegrasi. Ujungnya adalah memperkuat daya tarik Batu sebagai destinasi wisata nasional. Di balik kemudahan akses, manuver ini juga menjadi ajang unjuk gigi visual.

Merayakan 25 tahun eksistensinya, Jatim Park menjadikan dua armada Trans Jatim sebagai medium iklan luar ruang (out of home). Titik menggandeng Muchlis Fachri alias Muklay, ilustrator yang kerap berkolaborasi dengan jenama global. Sentuhan seni Muklay yang playful dan imajinatif kini menjadi papan reklame berjalan di jalur sibuk Malang Raya.

Advertisement
Editor : Fajar Andre Setiawan

Artikel Terkait

Trans Jatim Koridor 2 Ditolak Sopir Angkot Malang, Apa Alasannya?

Trans Jatim Koridor 2 Ditolak Sopir Angkot Malang, Apa Alasannya?

Sopir angkot Malang terus menolak Trans Jatim Koridor 2, dari soal koridor 1 hingga janji kompensasi yang belum tuntas

Angkot Malang Kejepit Gara-Gara Trans Jatim, Sopir Ngaku Pendapatan Terjun Bebas

Angkot Malang Kejepit Gara-Gara Trans Jatim, Sopir Ngaku Pendapatan Terjun Bebas

Trans Jatim Koridor 1 disebut ikut menggerus penumpang angkot Malang. Dishub tengah siapkan sejumlah kebijakan

Demo di Kantor Dishub Malang, Ratusan Sopir Angkot Tuntut Janji Soal Trans Jatim

Demo di Kantor Dishub Malang, Ratusan Sopir Angkot Tuntut Janji Soal Trans Jatim

Ratusan sopir angkot Malang demo di kantor Dishub dan sempat blokade Jalan Raden Intan, menolak Trans Jatim Koridor 2.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer