Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tarik Mundur atau Pindahkan, Anggota DPR Nilai Pasukan TNI Tak Lagi Aman di Lebanon

Fasya Mumtahanah • Minggu, 26 April 2026 | 02:00 WIB
ANGGOTA KOMISI I DPR RI: Desak TNI Tarik Mundur Prajurit dari Lebanon. (Sumber: Istimewa)
ANGGOTA KOMISI I DPR RI: Desak TNI Tarik Mundur Prajurit dari Lebanon. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, RADAR BATU – Menanggapi gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, anggota Komisi I DPR RI, Nico Siahaan mendesak pemerintah Indonesia untuk menarik pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.

Praka Rico Pramudia gugur akibat serangan artileri pada 29 Maret lalu saat bertugas dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Baca Juga: Satu Lagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Kecam Keras Serangan Israel

"Saya secara pribadi sudah mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan pembicaraan dengan UNIFIL agar; satu, menarik pasukan perdamaian atau Peacekeeping UNIFIL untuk ditarik dari tengah medan pertempuran," katanya pada Sabtu (25/4).

Nico menilai bahwa prajurit TNI berada pada situasi yang tidak lagi sesuai dengan misi peacekeeping. Pasalnya, mandat awal pengiriman prajurit TNI adalah untuk menjaga perdamaian pasca-perang.

Baca Juga: Pemkot Batu Dorong Penambahan Sekolah Berbasis Agama

"Saat ini posisinya sudah berada di tengah medan pertempuran dengan peralatan yang memang yang tidak disiapkan untuk ikut terlibat di dalam perang," ujar Nico, "sehingga keamanan dari prajurit Indonesia yang terlibat di UNIFIL ini sudah sangat terancam.”

Meskipun tugas TNI di Lebanon akan berakhir bulan Mei, Nico tetap mendesak untuk menyegerakan penarikan pasukan. Dirinya juga mengusulkan reposisi jika penarikan tersebut tidak memungkinkan.

Baca Juga: Kasus Laka Maut Bus Temas, Kota Batu Segera Disidangkan  

"Walaupun tidak (ditarik), mungkin pos mereka (dipindahkan agar) tidak berada di titik yang saat ini ada di medan pertempuran," tuturnya.

Di sisi lain, TNI kini semakin meningkatkan kewaspadaan usai kehilangan empat prajuritnya.

Baca Juga: Rehabilitasi Jalur Klemuk, Kota Batu Tersandera PKS  

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa TNI senantiasa memantau situasi wilayah penugasan dan mengutamakan keselamatan prajurit yang bertugas.

“TNI tetap berkomitmen melaksanakan misi perdamaian dunia secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan prajurit serta menjaga kehormatan bangsa di tingkat internasional,” kata Donny dalam keterangannya, Sabtu (25/4).

Baca Juga: Presensi Digital Apel Gratis di Kota Batu Telan Anggaran Rp100 Juta

Editor : Aditya Novrian
#Lebanon #UNIFIL #pbb #tni