Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sensus Ekonomi Baru Tembus 56,32 Persen

R
Sensus Ekonomi Baru Tembus 56,32 Persen (PROKOPIM KOTA BATU)
Sensus Ekonomi Baru Tembus 56,32 Persen (PROKOPIM KOTA BATU)

Advertisement

Kecamatan Batu Catat Progres Terendah, Hoaks Pajak Jadi Kendala Pendataan

BPS Targetkan Pencacahan Rampung 31 Agustus

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Batu baru mencapai 56,32 persen hingga pertengahan Juli. Di balik capaian tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu menghadapi tantangan berupa rendahnya kepercayaan sebagian masyarakat. Penyebabnya, marak informasi menyesatkan di media sosial. Salah satunya berkembangnya anggapan data usaha akan digunakan sebagai dasar penarikan pajak.

Kepala BPS Kota Batu Herlina Prasetyowati Sambodo menjelaskan capaian 56,32 persen merupakan persentase keluarga dan unit usaha yang telah berhasil dicacah dibandingkan dengan daftar awal (prelist). Pihaknya menargetkan seluruh proses pendataan selesai pada 31 Agustus nanti. “Ada tahapan target yang harus dipenuhi. Per 15 Juli lalu targetnya 40 persen selesai, akhir Juli 60 persen, dan seluruhnya tuntas pada 31 Agustus,” ujarnya.

Dengan capaian tersebut, BPS hanya membutuhkan tambahan kurang dari empat persen untuk memenuhi target akhir Juli. Herlina optimistis target itu dapat tercapai. Sebab, petugas terus melakukan pencacahan dari rumah ke rumah di seluruh wilayah Kota Batu. Sensus dilakukan terhadap seluruh bangunan. Baik rumah tinggal, tempat usaha, fasilitas umum, maupun bangunan kosong.

Namun, proses di lapangan tidak selalu berjalan mulus. Herlina mengakui tantangan terbesar saat ini berasal dari meningkatnya keraguan masyarakat terhadap keamanan data pribadi yang dipengaruhi berbagai narasi di media sosial. “Selain itu kondisi sosial ekonomi dan geopolitik global yang tidak baik-baik saja juga berdampak pada trust masyarakat,” katanya.

Selain persoalan kepercayaan, banyak pelaku usaha yang enggan didata. Pasalnya, mereka khawatir informasi yang diberikan akan diteruskan kepada instansi perpajakan. “Sebenarnya itu yang membuat sebagian warga di wilayah perkotaan sempat enggan untuk didata,” tambah Herlina.

Kondisi tersebut paling banyak ditemui di Kecamatan Batu. Itulah mengapa hingga kini progresnya baru mencapai 52,18 persen. Angkanya terendah di antara tiga kecamatan lainnya. Untuk mengatasinya, BPS menggandeng ketua RT dan melakukan pendekatan persuasif. Salah satunya dengan menjadwalkan ulang kunjungan petugas sesuai waktu yang disepakati warga.

Advertisement

Artikel Terkait

Sensus Ekonomi di Kota Batu Diperpanjang hingga 15 September

Sensus Ekonomi di Kota Batu Diperpanjang hingga 15 September

BPS Kota Batu memperpanjang pendataan Sensus Ekonomi hingga 15 September untuk memverifikasi data anomali dan memastikan validitas hasil.

89.963 Unit di Kota Batu Terdata Sensus Ekonomi 2026

89.963 Unit di Kota Batu Terdata Sensus Ekonomi 2026

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Batu mencapai 102,60 persen dari target awal. BPS masih melanjutkan pendataan hingga 31 Agustus.

BPS Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Tidak Dipakai untuk Pajak, Warga Diminta Tak Percaya Hoaks

BPS Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Tidak Dipakai untuk Pajak, Warga Diminta Tak Percaya Hoaks

BPS Kota Batu pastikan data Sensus Ekonomi 2026 tidak digunakan untuk pajak. Warga diminta tak percaya hoaks dan mendukung pendataan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer