Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kemenhaj RI Siapkan 23 Dapur untuk Jemaah Haji Selama di Madinah

Fasya Mumtahanah • Selasa, 21 April 2026 | 22:01 WIB
KEMENHAJ: Siapkan 23 Dapur Katering untuk Konsumsi Jemaah Haji di Madinah. (Sumber: Istimewa)
KEMENHAJ: Siapkan 23 Dapur Katering untuk Konsumsi Jemaah Haji di Madinah. (Sumber: Istimewa)

 

JAKARTA, RADAR BATU – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) siapkan 23 dapur katering untuk melayani kebutuhan makanan jemaah calon haji Indonesia di Madinah.

Jemaah akan mendapatkan konsumsi sebanyak tiga kali sehari selama sembilan hari berada di Madinah.

Baca Juga: Journaling hingga Self-Reward, Tren Healing Sederhana yang Digemari Kalangan Gen Z

Beny Darmawan, Kasi Konsumsi Daker Madinah mengatakan bahwa untuk menjamin kualitas, kebersihan, dan keamanan makanan, seluruh dapur telah melewati proses seleksi yang ketat.

Sebagian dari bahan baku masakan, termasuk bumbu, didatangkan langsung dari Indonesia. Hal itu bertujuan untuk menjaga cita rasa khas Nusantara agar tetap sesuai dengan selera jemaah.

Baca Juga: Berikut Daftar Spot Piknik Instagramable di Batu dengan Suasana Super Adem

Selain itu, Kemenhaj mewajibkan setiap dapur miliki minimal dua koki utama dan empat asisten yang berasal dari Indonesia.

"Tidak hanya jumlah, kualitas makanan juga menjadi perhatian utama agar tetap sesuai dengan selera jemaah," kata Beny dikutip dari siaran pers, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga: TKA SD di Kota Batu Digelar 4 Gelombang, 4 Sekolah Menumpang

Kemenhaj juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia). Menu makanan dapat disesuaikan sesuai permintaan jemaah lansia. “Menunya sebenarnya sama, tapi misalkan nasinya bisa dibuat bubur, dan menunya dibuat lebih lunak lagi agar bisa dicerna untuk lansia,” jelas Beny.

Ia juga mengatakan, kesiapan layanan konsumsi untuk jemaah haji selama di Madinah telah mencapai seratus persen mendekati datangnya jemaah gelombang pertama pada Rabu (22/4).

Baca Juga: Tampil Beda dengan 5 Inspirasi Outfit Tema Hari Kartini yang Simpel dan Elegan ala Rania Yamin

Seluruh aspek, mulai dari ketersediaan bahan baku hingga tenaga juru masak juga telah dipastikan kesiapannya.

Beny memastikan Kemenhaj akan terapkan sistem pengawasan berlapis untuk menjamin keamanan dan kualitas makanan. "Pengawasan dilakukan sejak pengecekan bahan baku, proses memasak, hingga penyajian kepada jemaah," ujarnya.

Baca Juga: Liburan Lebih Berwarna, Jelajahi Taman Bunga Cantik dengan Pemandangan Paling Memukau

Untuk merealisasikannya, Kemenhaj telah menyiapkan tiga titik untuk pemeriksaan sampel makanan. Ketiganya adalah Kantor Daker Madinah, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan sektor tempat jemaah menginap.

Editor : Aditya Novrian
#haji 2026 #Madinah #konsumsi