JUNREJO - Renovasi bekas gedung Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Batu yang akan digunakan sebagai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) masih terus berjalan. Sebelumnya, perbaikan gedung ditarget sebelum 24 Juni lalu. Namun, batas waktunya diperpanjang. Sebab, ada unit prasarana lain yang perlu diperbaiki. Seperti toilet dan kantin. Sarana seperti meja dan kursi juga butuh dipoles.
Keputusan ini diambil setelah melakukan pertemuan dengan orang tua murid baru 24 Juni lalu. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Batu Siti Nur Jamilah mengatakan perluasan jangkauan renovasi telah disepakati dengan 32 orang tua dan wali murid baru. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan dalam belajar kepada murid.
Sebelumnya renovasi direncakanan hanya dilakukan dengan pemasangan keramik, perbaikan greenhouse, dan pemasangan pagar saja. Namun, kini juga akan dilakukan pengamplasan dan pemelituran meja dan kursi. “Pembiayaan masih menggunakan swadaya dari iuran orang tua dan wali murid,” ujarnya. Dana yang sudah terkumpul sebesar Rp 20 juta.
Alumnus Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Malang (Unisma) itu optimistis pengerjaan bisa segera tuntas. Terpisah, perwakilan Komite MIN Batu Suhardjito menambahkan pengerjaannya diperkirakan selesai dalam 10 hari ke depan. “Rencananya selesai 10 Juli. Sehingga siap digunakan saat siswa masuk setelah libur panjang pada 14 Juli nanti,” ungkapnya.
Pemilik Duta Katering itu menambahkan sejauh ini masih 32 siswa yang diterima. Sementara, penerimaan murid baru gelombang kedua masih dibuka dan terus berjalan. Sebab, angkatan pertama ini membuka sebanyak dua rombongan belajar (rombel)
(nj5/dre)
Editor : A. Nugroho