BATU - Menstruasi sering dianggap hal biasa, tapi jangan sampai disepelekan.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi lulusan Universitas Padjajaran, dr. Boy Abidin, SpOG, Subsp. FER, menyebut ada tiga ciri penting yang menandakan menstruasi tergolong sehat.
Dalam temu media di Jakarta, dr. Boy mengatakan banyak perempuan masih kurang sadar atau tak mencatat dengan baik siklus haidnya.
Akibatnya, ketika ada keluhan, banyak yang bingung sendiri.
Berikut tiga ciri menstruasi sehat menurut dr. Boy:
Baca Juga: Makan Gorengan Jadi Lebih Sehat, 4 Jenis Minyak Terbaik Untuk Kesehatan
- Siklus teratur antara 21–35 hari
Hari pertama haid dihitung dari saat darah keluar banyak, bukan dari bercak.
Jadi, penting untuk mencatatnya dengan jelas. - Durasi darah keluar 2–10 hari
Kalau hanya satu hari, itu belum disebut menstruasi.
Tapi kalau sampai 14 hari dan darah terus banyak, itu perlu dicurigai sebagai kondisi tak normal. - Jumlah darah wajar
Rata-rata darah haid normal keluar sebanyak 3–5 pembalut ukuran standar per hari.
Kalau lebih dari itu secara konsisten, sebaiknya periksa ke dokter.
Baca Juga: Mengatasi Sakit Kepala: Penyebab Umum dan Cara Alami Mengatasinya
Selain itu, dr. Boy juga menyoroti bahwa nyeri haid berlebihan dan pendarahan menstruasi berat (PMB) sering kali dianggap “wajar” oleh sebagian perempuan.
Padahal, itu bisa jadi gejala masalah kesehatan serius seperti anemia.
Intinya, setiap perempuan sebaiknya paham batasan-batasan menstruasi normal.
Kalau haid terasa terlalu menyakitkan atau berlangsung terlalu lama, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter. (rsy)
Editor : Aditya Novrian