BUMIAJI - Jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang ditutup sementara mulai hari ini (1/11).
Tujuannya adalah untuk pemulihan ekosistem di wilayah konservasi tersebut.
Pihak otoritas terkait masih belum bisa memastikan kapan jalur pendakian tersebut akan dibuka kembali.
Namun, perkiraan penutupan akan dilakukan hingga akhir tahun ini.
Kepala UPT Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi mengatakan alasan lain penutupan jalur pendakian adalah faktor cuaca.
Pasalnya, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG November ini akan mulai memasuki musim penghujan.
”Biasanya intensitas hujan awal-awala akan sangat tinggi disertai angin kencang dan petir,” ujarnya.
Untuk itu, penutupan dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pendaki.
Ahmad mengatakan penutupan jalur pendakian hari ini khusus untuk Gunung Arjuno dan Welirang saja.
Sebab, untuk jalur pendakian Bukit Lincing
dan Bukit Cendono baru akan ditutup 11 November nanti.
Kepala Seksi Perencanaan Pengembangan Pemanfaatan UPT Tahura Raden Soerjo Sadrah Devi mengatakan penutupan jalur pendakian tersebut sudah menjadi agenda rutin tahunan.
Penutupan setiap akhir tahun bisa berlangsung 4-6 bulan.
“Tergantung kondisi cuaca,” ujarnya.
Penutupan juga bertujuan agar ekosistem bisa melakukan pemulihan secara alami.
Apalagi musim penghujan menjadi waktu yang tepat untuk tanaman bertumbuh dan berkembang.
Itu sekaligus menjadi upaya rehabilitasi kawasan tersebut.
Menurutnya animo pendaki akhir-akhir ini cukup tinggi.
“Kuota kita rata-rata juga selalu penuh,” ujarnya.
Perhari kuota pendakian yang dibuka sebanyak 400 orang.
Dengan adanya penutupan potensi kunjungan wisata yang hilang mencapai 5.000 orang. (iza/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana