BATU, RADAR BATU - Struktur Jalan Hasanuddin bakal dirombak total menggunakan teknologi beton. Langkah ini diambil akibat konstruksi aspal konvensional selalu rusak parah dan meleleh setiap tahun. Jalur penghubung strategis di kawasan Simpang Patih tersebut dinilai tidak kuat menahan beban kendaraan bertonase besar.
BACA JUGA: Obat dan Alkes di Apotek Kota Batu Meroket 30 Persen
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu Esty Dwiastuti menyebut struktur lama jalan memang tidak dirancang untuk kendaraan berat. Tingginya biaya pemeliharaan berkala dinilai sudah tidak lagi efektif. “Perkerasan jalan kali ini menggunakan beton rigid. Konstruksinya nanti tebal dan kuat seperti jalan tol,” ujar Esty.
Proyek fisik ini juga mencakup pelebaran jalan di beberapa titik krusial. Batas pengerjaan dimulai dari titik sumur bor, area pertemuan arus sungai, hingga menyambung ke arah Jalan Trunojoyo dan Jalan Panglima Sudirman. Proses pengeringan semen membutuhkan waktu maksimal. Konsekuensinya, jalur strategis itu akan ditutup total dari kendaraan umum.
BACA JUGA: Kuasai 99 Persen Apel, Bumiaji-Kota Batu Jadi Pusat Produksi Buah
“Kami terus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Batu dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mematangkan pengalihan arus lalu lintas,” tambahnya. Sosialisasi jalur alternatif baru segera digencarkan mendekati pelaksanaan proyek di lapangan. Langkah ini diharapkan menyudahi keluhan menahun warga terkait kerusakan jalan. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan