Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Fenomena Bediding, Malang Raya Diselimuti Suhu Dingin Ekstrem saat Dini Hari

F
Ilustrasi fenomena bediding di malam hari. (Unsplash).
Ilustrasi fenomena bediding di malam hari. (Unsplash).

Advertisement

MALANG, RADAR BATU – Baru-baru ini warga Malang Raya dikeluhkan dengan penurunan suhu udara ekstrem. Penurunan suhu tersebut terjadi di tengah puncak musim kemarau.

Penurunan suhu tersebut kian terasa menggigit saat memasuki waktu malam hingga menjelang pagi hari. Kondisi yang terjadi setiap tahun tersebut dikenal sebagai fenomena bediding.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena tersebut lazim terjadi ketika musim kemarau tiba. Pihak BMKG memperkirakan fenomena bediding akan terjadi sepanjang bulan Juni hingga September 2026.

Pihak BMKG menjelaskan bahwa fenomena bediding disebabkan oleh pergerakan angin muson Australia. Peristiwa pergerakan tersebut membawa embusan angin yang bersifat kering dan dingin dari Australia menuju Indonesia.

"Bediding merupakan kondisi dengan suhu lingkungan lebih dingin dibandingkan normalnya, ini merupakan siklus musiman dan ditandai dengan aktifnya angin monsun timuran yang sifatnya kering dan dingin," ujar Linda Fitrotul selaku Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Kamis (4/6).

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa rata-rata suhu bediding diperkirakan mencapai 17—18 derajat Celcius dengan perkiraan waktu mulai pukul 03.00 sampai dengan 06.00 WIB.

Menurut penjelasan Linda, pemantauan pada pukul 07.30 WIB menunjukkan suhu pagi hari berada di angka 22–25 derajat Celsius. Sementara saat matahari tepat di atas kepala, yakni pukul 12.00–14.00 WIB, suhu udara merangkak naik ke kisaran 27–29 derajat Celsius.

"Berdasarkan pengamatan pukul 07.30 WIB rata-rata suhu pagi hari sekitar 22-25 derajat Celsius. Namun, saat siang hari sekitar pukul 12.00-14.00 WIB suhunya sekitar 27-29 derajat Celsius ketika bediding," ucapnya.

Mengingat perubahan suhu yang cukup ekstrem, pihak BMKG mengimbau masyarakat agar mengenakan pakaian hangat pada malam dan pagi hari agar terhindar dari dampak buruk fenomena bediding.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : diolah dari berbagai sumber

Artikel Terkait

Aturan Sound Horeg di Malang Raya Berbeda, Kota Malang hingga Kota Batu Bagaimana?

Aturan Sound Horeg di Malang Raya Berbeda, Kota Malang hingga Kota Batu Bagaimana?

Aturan sound horeg di Malang Raya berbeda di setiap daerah. Ini perbedaannya.

Masuk Lewat Goa, Kedai Hidden Gem Ini Tersembunyi di Pasar Bunga Malang

Masuk Lewat Goa, Kedai Hidden Gem Ini Tersembunyi di Pasar Bunga Malang

Kedai Pipir Lepen di Malang menawarkan pengalaman nongkrong unik. Pengunjung harus melewati lorong mirip goa di Pasar Bunga Splendid.

Tiket Masuk Mikutopia Gratis 3 Hari, 21 Wahana Bisa Jadi Pilihan

Tiket Masuk Mikutopia Gratis 3 Hari, 21 Wahana Bisa Jadi Pilihan

Mikutopia gratiskan tiket masuk bagi warga Malang Raya pada 14–16 Oktober. Tiket terusan 21 wahana dibanderol Rp40 ribu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer