Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Apa Itu Sunday Scaries dan Apa Dampaknya Pada Pelajar? Berikut Penjelasannya

Choirun Nisa • Jumat, 22 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi seseorang yang mengalami ketakutan atau kecemasan hari Minggu (Sumber: Newport Institute)
Ilustrasi seseorang yang mengalami ketakutan atau kecemasan hari Minggu (Sumber: Newport Institute)

BATU, RADAR BATU – Banyak pelajar mulai merasa cemas, gelisah, atau tidak nyaman saat akhir pekan hampir berakhir. Perasaan tersebut biasanya muncul pada Minggu sore hingga malam ketika memikirkan tugas sekolah, ujian, atau aktivitas padat di hari Senin.

Kondisi ini dikenal dengan istilah Sunday Scaries, yaitu rasa cemas yang muncul menjelang dimulainya minggu baru. Fenomena ini ternyata cukup sering dialami, terutama oleh siswa dan mahasiswa yang memiliki tekanan akademik maupun jadwal yang padat.

Sunday Scaries Bisa Membuat Pelajar Sulit Tenang
Dilansir dari laman HaiBunda, Sunday Scaries merupakan bentuk anticipatory anxiety atau kecemasan terhadap sesuatu yang belum terjadi. Pelajar biasanya mulai memikirkan tugas yang belum selesai, jadwal sekolah yang padat, presentasi, hingga ujian yang akan dihadapi di hari berikutnya. Akibatnya, banyak siswa merasa sulit menikmati sisa waktu libur karena pikiran terus dipenuhi kekhawatiran.

Gejala Sunday Scaries tidak hanya muncul secara emosional, tetapi juga fisik. Beberapa orang dapat mengalami sulit tidur, sakit kepala, tubuh terasa tegang, hingga jantung berdebar saat malam Minggu. Kondisi ini juga dapat membuat pelajar merasa lebih lelah dan kurang fokus ketika menjalani aktivitas sekolah keesokan harinya.

Baca Juga: Kenapa Banyak Siswa Merasa Tidak Punya Waktu Meski Seharian di Rumah?

Tekanan Akademik dan Overthinking Jadi Pemicu
Dilansir dari laman Mahasiswa Indonesia, Sunday Scaries banyak dialami oleh pelajar yang menghadapi stres akademik dan tekanan terhadap diri sendiri. Kecemasan ini muncul karena otak mulai mempersiapkan diri menghadapi tekanan belajar, tugas, maupun ekspektasi yang tinggi.

Selain itu, kebiasaan overthinking atau memikirkan berbagai kemungkinan buruk juga dapat memperparah rasa cemas. Pelajar yang sulit membedakan waktu istirahat dan waktu belajar juga lebih rentan mengalami kondisi ini karena pikiran terus terbawa pada tekanan sekolah meski sedang libur.

Sunday Scaries Bisa Dikurangi dengan Istirahat yang Seimbang
Meski cukup umum terjadi, Sunday Scaries dapat dikurangi dengan beberapa kebiasaan sederhana. Salah satunya adalah menjaga pola tidur yang teratur agar tubuh lebih siap menghadapi aktivitas di hari Senin. Pelajar juga dianjurkan membuat daftar tugas atau jadwal mingguan agar pikiran terasa lebih terorganisir dan tidak terlalu terbebani.

Baca Juga: Pentingnya Digital Detox Bagi Pelajar, Ini Manfaatnya

Selain itu, melakukan aktivitas menyenangkan di akhir pekan seperti olahraga ringan, menjalani hobi, atau berkumpul bersama keluarga juga dapat membantu mengurangi stres. Menuliskan isi pikiran atau brain dump juga dinilai efektif membantu pelajar mengurangi kecemasan sebelum memulai minggu baru.

Editor : Aditya Novrian
#sunday #scaries #pelajar #dampak