Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pentingkah Me Time Bagi Siswa? Ini Penjelasannya

C
Penulis: Choirun Nisa❯
Ilustrasi kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan ketika me time (Sumber: Direktorat SMA - Kemendikdasmen)
Ilustrasi kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan ketika me time (Sumber: Direktorat SMA - Kemendikdasmen)

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Jadwal pelajar yang padat sering membuat banyak siswa merasa lelah secara fisik maupun mental. Mulai dari tugas sekolah, persiapan ujian, kegiatan organisasi, hingga aktivitas di luar sekolah membuat waktu istirahat sering terabaikan.

Karena itu, me time atau waktu untuk diri sendiri mulai dianggap penting bagi siswa untuk menjaga keseimbangan antara belajar dan kesehatan mental.

Me Time Bukan Tanda Malas
Dilansir dari laman SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, banyak pelajar memiliki stigma bahwa jika tidak sibuk berarti malas. Padahal, mengambil waktu istirahat sejenak justru penting untuk menjaga fokus dan kesehatan mental.

Advertisement

Pelajar dinilai rentan mengalami burnout akademik, yaitu kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat tekanan belajar yang berlangsung terus-menerus. Ketika otak bekerja tanpa jeda, konsentrasi dapat menurun, emosi menjadi lebih mudah terganggu, dan kualitas belajar ikut memburuk.

Me Time Bisa Membantu Konsentrasi Belajar
Dilansir dari laman Gold Star Education, me time membantu siswa mengurangi stres dan kelelahan mental akibat rutinitas belajar yang padat. Dengan memiliki waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai, siswa dapat memulihkan energi dan kembali lebih fokus saat belajar.

Advertisement

Selain itu, me time juga dapat meningkatkan motivasi dan membantu menjaga suasana hati tetap baik. Beberapa aktivitas sederhana yang dapat dilakukan saat me time antara lain berjalan santai, membaca buku favorit, menggambar, mendengarkan musik, hingga melakukan hobi kreatif. Aktivitas fisik ringan seperti bersepeda atau bermain di luar rumah juga dinilai baik untuk membantu tubuh dan pikiran lebih rileks.

Siswa Tetap Perlu Menjaga Keseimbangan
Me time tidak harus berupa liburan mahal atau menghabiskan banyak uang. Cukup meluangkan waktu sejenak untuk melakukan hal yang membuat pikiran lebih tenang dan nyaman. Pelajar juga dianjurkan mengurangi penggunaan gadget saat me time agar tubuh dan pikiran benar-benar dapat beristirahat dari tekanan belajar maupun media sosial.

Selain membantu mengurangi stres, me time juga dinilai dapat membantu siswa lebih produktif karena memiliki kondisi mental yang lebih stabil.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian

Artikel Terkait

Menerapkan Kebiasaan Sarapan Sebelum Sekolah, Ini Dampak Pada Siswa

Menerapkan Kebiasaan Sarapan Sebelum Sekolah, Ini Dampak Pada Siswa

Kebiasaan sarapan sebelum berangkat sekolah dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kondisi fisik maupun kemampuan belajar siswa

Dana PIP Rp 3,3 Miliar Disalurkan untuk 8.283 Siswa Kota Batu, Prioritas Desil 1-4

Dana PIP Rp 3,3 Miliar Disalurkan untuk 8.283 Siswa Kota Batu, Prioritas Desil 1-4

Kota Batu siapkan Rp3,3 miliar dana PIP 2026 untuk 8.283 siswa, utamakan peserta didik keluarga Desil 1–4 DTSEN.

Sering Main TikTok? Ini Dampak Buruk Video Pendek bagi Fokus Belajar Siswa

Sering Main TikTok? Ini Dampak Buruk Video Pendek bagi Fokus Belajar Siswa

Kebiasaan mengonsumsi konten digital berdurasi singkat di media sosial dinilai memengaruhi kemampuan fokus siswa saat belajar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer