Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pentingnya Digital Detox Bagi Pelajar, Ini Manfaatnya

C
Penulis: Choirun Nisa❯
Pentingnya digital detox bagi pelajar (Sumber: Deposit Photo)
Pentingnya digital detox bagi pelajar (Sumber: Deposit Photo)

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Penggunaan gadget dan media sosial kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari pelajar. Mulai dari belajar, hiburan, hingga komunikasi banyak dilakukan melalui layar digital. Namun, penggunaan gadget secara berlebihan juga dinilai dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental siswa.

Karena itu, digital detox atau mengurangi penggunaan perangkat digital untuk sementara mulai dianggap penting dilakukan, terutama bagi pelajar yang sehari-hari tidak lepas dari ponsel dan media sosial.

Penggunaan Gadget Berlebihan Bisa Mengganggu Kesehatan
Dilansir dari laman Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), screen time atau waktu menatap layar yang terlalu lama dapat memengaruhi kesehatan anak dan remaja. Salah satu dampaknya adalah gangguan tidur akibat cahaya biru dari layar gadget yang menghambat produksi hormon melatonin. Kondisi ini membuat pelajar lebih sulit tidur dan mudah merasa lelah saat beraktivitas.

Selain itu, terlalu lama menatap layar juga dapat menyebabkan mata lelah, kering, hingga menurunkan kemampuan fokus belajar. Penggunaan gadget berlebihan juga membuat aktivitas fisik berkurang karena siswa lebih banyak duduk dan bermain ponsel.

Tidak hanya kesehatan fisik, interaksi sosial juga dapat terganggu. Pelajar yang terlalu sering bermain gadget cenderung lebih sedikit berinteraksi langsung dengan keluarga maupun teman di lingkungan sekitar.

Advertisement

Media Sosial Berlebihan Dapat Memengaruhi Kesehatan Mental
Dilansir dari laman Universitas Airlangga (UNAIR), penggunaan media sosial yang berlebihan juga berkaitan dengan meningkatnya risiko stres, kecemasan, hingga depresi. Salah satu penyebabnya adalah fenomena fear of missing out (FOMO), yaitu rasa takut tertinggal informasi atau tren di media sosial.
Kondisi ini membuat seseorang terus-menerus memeriksa ponsel dan sulit lepas dari media sosial.

Selain itu, kebiasaan membandingkan diri dengan kehidupan orang lain di media sosial juga dapat membuat pelajar merasa kurang percaya diri dan tidak puas terhadap dirinya sendiri. Paparan informasi yang berlebihan serta notifikasi yang terus muncul juga dinilai dapat menyebabkan kelelahan mental dan mengganggu kualitas istirahat.

Digital Detox Bisa Membantu Pelajar Lebih Seimbang
Mengurangi penggunaan gadget tidak berarti harus berhenti total dari teknologi.
Digital detox lebih menekankan pada penggunaan perangkat digital secara lebih bijak dan teratur. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain membatasi waktu bermain media sosial, mematikan notifikasi yang tidak penting, hingga menyediakan waktu tanpa gadget saat belajar atau bersama keluarga.

Pelajar juga dianjurkan mengganti sebagian waktu screen time dengan aktivitas lain seperti olahraga, membaca buku, menggambar, atau berinteraksi langsung dengan teman. Selain membantu menjaga kesehatan mental, digital detox juga dinilai dapat meningkatkan kualitas tidur, memperbaiki konsentrasi, dan membantu siswa lebih fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Advertisement

Artikel Terkait

Journaling di Kalangan Siswa, Ini Manfaatnya

Journaling di Kalangan Siswa, Ini Manfaatnya

Kebiasaan journaling atau menulis catatan harian kini mulai banyak dilakukan siswa sebagai cara mengekspresikan pikiran dan perasaan

Skill Komunikasi Siswa Perlu Ditingkatkan, Ini Manfaatnya

Skill Komunikasi Siswa Perlu Ditingkatkan, Ini Manfaatnya

Kemampuan komunikasi menjadi salah satu keterampilan yang dinilai penting dimiliki siswa, baik selama menempuh pendidikan

10 Pelajar Bolos di Kota Batu Terjaring Razia

10 Pelajar Bolos di Kota Batu Terjaring Razia

Sepuluh pelajar berseragam di Kota Batu terjaring razia tim gabungan saat bolos nongkrong di warung kopi Kelurahan Sisir.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer