Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Journaling di Kalangan Siswa, Ini Manfaatnya

C
Penulis: Choirun Nisa❯
Ilustrasi bentuk journaling yang biasa dibuat pelajar (Sumber: Unesa)
Ilustrasi bentuk journaling yang biasa dibuat pelajar (Sumber: Unesa)

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Kebiasaan journaling atau menulis catatan harian kini mulai banyak dilakukan siswa sebagai cara mengekspresikan pikiran dan perasaan. Tidak hanya sekadar menulis pengalaman sehari-hari, journaling juga dinilai memiliki banyak manfaat bagi kesehatan mental hingga perkembangan akademik pelajar.

Aktivitas ini bahkan mulai populer di kalangan remaja karena dianggap mampu membantu mengurangi stres akibat tugas sekolah, tekanan akademik, maupun aktivitas sehari-hari.

Journaling Membantu Siswa Mengelola Emosi dan Stres
Dilansir dari laman University of St. Augustine for Health Sciences, journaling dapat membantu siswa merasa lebih tenang dan memahami emosi yang dirasakan. Menuliskan pikiran ke dalam buku harian dinilai mampu membantu seseorang mengelola kecemasan, stres, hingga tekanan emosional.

Melalui journaling, siswa juga dapat lebih mudah mengenali penyebab masalah yang sedang dihadapi. Aktivitas menulis membuat pikiran menjadi lebih teratur sehingga membantu siswa mencari solusi terhadap persoalan yang dialami.

Selain itu, laman My Private Professor menyebutkan bahwa journaling dapat menjadi sarana untuk “melepaskan” pikiran yang selama ini dipendam. Ketika siswa menuliskan rasa takut, kekhawatiran, atau tekanan yang dirasakan, mereka cenderung merasa lebih lega dan mampu menghadapi aktivitas dengan lebih tenang.

Advertisement

Kebiasaan ini juga dinilai membantu siswa lebih hadir dan fokus dalam kehidupan sehari-hari karena pikiran yang sebelumnya berantakan menjadi lebih tertata.

Journaling Dinilai Meningkatkan Fokus dan Prestasi Belajar
Selain bermanfaat bagi kesehatan mental, journaling juga dapat membantu siswa dalam proses belajar, menulis dengan tangan terbukti membantu meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir kritis.

Siswa yang terbiasa mencatat pemahaman, ide, atau pengalaman belajar dinilai lebih mudah mengingat materi pelajaran. Journaling juga membantu siswa memahami hubungan antara teori di kelas dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan menulis secara rutin juga dapat membantu siswa menyusun tujuan belajar dan memantau perkembangan diri. Dengan menuliskan target secara jelas, siswa menjadi lebih termotivasi untuk mencapainya.

Selain itu, journaling membantu siswa lebih sadar terhadap kebiasaan dan tantangan yang dihadapi. Kesadaran tersebut dinilai penting untuk melatih kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan.

Journaling Bisa Dilakukan dengan Cara Sederhana
Journaling tidak selalu harus berupa tulisan panjang seperti diary. Siswa dapat memulainya dengan cara sederhana, seperti menulis hal yang disyukuri, membuat daftar kegiatan, mencatat target belajar, hingga menuliskan pengalaman menarik setiap hari.

Advertisement

Artikel Terkait

Pentingnya Digital Detox Bagi Pelajar, Ini Manfaatnya

Pentingnya Digital Detox Bagi Pelajar, Ini Manfaatnya

Penggunaan gadget dan media sosial kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari pelajar.

Skill Komunikasi Siswa Perlu Ditingkatkan, Ini Manfaatnya

Skill Komunikasi Siswa Perlu Ditingkatkan, Ini Manfaatnya

Kemampuan komunikasi menjadi salah satu keterampilan yang dinilai penting dimiliki siswa, baik selama menempuh pendidikan

Dana PIP Rp 3,3 Miliar Disalurkan untuk 8.283 Siswa Kota Batu, Prioritas Desil 1-4

Dana PIP Rp 3,3 Miliar Disalurkan untuk 8.283 Siswa Kota Batu, Prioritas Desil 1-4

Kota Batu siapkan Rp3,3 miliar dana PIP 2026 untuk 8.283 siswa, utamakan peserta didik keluarga Desil 1–4 DTSEN.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer