BATU – Proyek rehabilitasi fisik fasilitas pendidikan di Kota Batu terus berjalan. Dalam waktu dekat, Pemkot Batu akan merehabilitasi tiga SD negeri sekaligus. Yakni SDN Ngaglik 2, SDN Sisir 4 dan SDN Tulungrejo 4. Perbaikan mulai dilaksanakan pekan depan.
Kabar itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Batu Daud Andoko. Saat ini juga sedang ada proyek rehabilitasi sekolah yang sudah hampir tuntas. Yakni SDN Sidomulyo 3 yang melakukan penambahan ruang kelas.
”Saat ini progresnya sudah 85 persen,” terangnya. Begitu rehabilitasi SDN Sidomulyo 3 selesai, perbaikan akan berlanjut ke tiga SD negeri yang lain. Yakni SDN Ngaglik 2, SDN Sisir 4 dan SDN Tulungrejo 4.
Ketiga sekolah tersebut masuk dalam kategori rehabilitasi berat karena kerusakan atap yang cukup parah. ”Total anggarannya berkisar Rp 350 juta,” jelasnya.
Daud menambahkan, proyek rehabilitasi fisik bangunan sekolah akan terus berlanjut hingga beberapa bulan berikutnya. Jika ditotal akan ada 18 sekolah yang mendapat perbaikan pada tahun ini. Total anggaran yang disediakan mencapai Rp 8,7 miliar.
Jumlah itu menurun jika dibandingkan dengan anggaran rehabilitasi sekolah tahun lalu. Dengan total anggaran mencapai Rp 16,7 miliar, Pemkot Batu melakukan rehabilitasi fisik terhadap 39 sekolah pada 2024.
”Tahun ini kami lebih cermat dalam mengalokasikan kuota rehabilitasi sekolah yang dinilai sudah darurat,” imbuhnya. Dia mencontohkan pembangunan dan rehabilitasi jamban, atap sekolah, pembangunan ruang kelas, pembangunan pagar, dan pembangunan tempat ibadah.
Berdasar data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Batu tahun anggaran 2025, ada beberapa sekolah yang juga sedang antre tahap review dokumen. Di antaranya SDN Torongrejo 1, SDN Dadaprejo 1, SDN Bulukerto 1, SDN Sisir 1, SDN Temas 1, SDN Oro-Oro Ombo 3, SDN Sumberejo 2, SDN Gunungsari 2 dan SDN Beji 1. (ori/fat)
Editor : A. Nugroho