BATU - Lapangan sepak bola induk Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, belum bisa digunakan masyarakat dalam waktu dekat. Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberejo menargetkan fasilitas olah raga yang dibangun melalui bantuan khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Batu pada 2025 itu baru dapat dimanfaatkan secara resmi tahun depan.
Kepala Desa Sumberejo Riyanto mengatakan, penundaan penggunaan dilakukan untuk memastikan kondisi rumput dan kelengkapan fasilitas dasar benar-benar siap. Keputusan tersebut diambil bersama pengelola lapangan setelah mempertimbangkan kebutuhan perawatan dan penyelesaian sarana pendukung.
“Kemarin pihak desa bersama pengelola sepakat, lapangan ini insyaallah baru akan dipakai tahap depan,” ujarnya.
Menurut Riyanto, pengerjaan awal oleh kontraktor pelaksana baru mencakup pemenuhan rumput. Karena itu, desa masih perlu melengkapi sejumlah fasilitas utama, terutama gawang dan jaring, sebelum lapangan dibuka untuk aktivitas olahraga.
Baca Juga: Status Lapangan Desa Sumberejo Kota Batu Masih Menggantung
“Kalau belum ada gawang dan jaring, itu bukan lapangan, tapi taman hijau. Makanya kami fokus memenuhi persyaratan dasar itu dulu,” imbuhnya. Untuk memastikan rumput tumbuh dan lapangan siap digunakan, Pemdes Sumberejo mengalokasikan anggaran mandiri sebesar Rp 80 juta.
Dana tersebut digunakan untuk perawatan berkala selama Juli hingga Desember, mulai pemotongan rumput, pemupukan, hingga pemasangan gawang dan jaring. Pelaksanaannya dikelola langsung pengurus lapangan. Lapangan induk tersebut memiliki luas sekitar satu hektare dan berdiri di atas dua bidang persil tanah kas desa.
Selama fasilitas utama belum dapat digunakan, kegiatan olahraga warga, termasuk Sekolah Sepak Bola (SSB), sementara diarahkan ke lapangan alternatif di Dusun Sumbersari. “Kegiatan olahraga ini sementara kami rekomendasikan di Sumbersari dengan luasan sekitar 3-4 ribu meter persegi,” bebernya.
Baca Juga: Taman Hutan Bondas Kota Batu Jadi Ruang Olahraga
Selain fasilitas dasar, Pemdes Sumberejo juga telah mengajukan proposal bantuan kepada Pemkot Batu untuk melengkapi sarana penunjang. Salah satunya pembangunan tribun penonton di sisi barat lapangan. Namun, desa memahami bahwa realisasi bantuan tersebut tetap bergantung pada kemampuan keuangan daerah.
“Yang terpenting, perawatan tahap awal ini kami maksimalkan dari anggaran desa dulu agar tahun depan lapangan benar-benar siap dipakai,” pungkas Riyanto.
Sebagai informasi, revitalisasi lapangan induk Sumberejo dibiayai melalui Bantuan Khusus Pemkot Batu tahun 2025 dengan nilai Rp 1.365.277.000.
Editor : Aditya N. Rian