BATU, RADAR BATU – Erling Haaland tampil perdana dalam ajang Piala Dunia 2026 saat menghadapi Iraq, skuad Norwegia merhasil melahap Irak dengan skor 4-1 pada Rabu (17/6).
Menariknya, laga tersebut membuat para pecinta bola salah fokus ke nama punggung yang disematkan Haaland. Alih-alih menggunakan nama “Haaland” seperti saat membela Manchaster City, sang penyerang justru menggantinya dengan nama “Braut Haaland” di jersey Timnas Norwegia.
Haaland yang dianggap sebagai striker terbaik di dunia sepak bola mengambil keputusan yang memicu perbincangan di tengah pecinta bola.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Meksiko Pincang Tanpa Cesar Montes, Korea Selatan Siap Turunkan Skuad Utama
Sang penyerang berusia 25 tahun itu awalnya menggunakan “Haaland” sebagai identitas yang bertengger di jersey miliknya. Nama tersebut diambil dari nama belakang ayahnya, Alf-Inge Haaland.
Namun, di level internasional Haaland diketahui menambahkan nama keluarga ibunya, Gry Marita Braut pada jersey yang ia kenakan di ajang Piala Dunia 2026. Penambahan nama tersebut sebenarnya sudah ia lakukan sejak Agustus lalu. Menariknya, nama tengah ini juga digunakan Haaland sebagai username media sosialnya.
Selain alasan personal, penyematan nama “Braut” juga merepresentasikan tradisi masyarakat Norwegia yang terbiasa memadukan nama dan garis keturunan kedua orang tua mereka.
Baca Juga: Banjir Kritik, Apa yang Membuat Amerika Menuai Sorotan Negatif di Piala Dunia 2026?
Saat diwawancarai secara resmi oleh media Piala Dunia, Haaland menegaskan bahwa nama lengkapnya adalah Erling Braut Haaland. Ia juga menyebutkan bahwa penggabungan kedua nama ini sebenarnya bukan hal baru, ia sempat memakai kala membela Red Bull Salzburg dan Borussia Dortmund, namun sempat ia tanggalkan saat pindah ke Liga Inggris.
Menggunakan nama punggung "Braut Haaland", ia sukses mencetak dua gol di Stadion Boston saat Norwegia menang telak 4-1.
Editor : Aditya Novrian