BATU - Shelter sosial yang sebelumnya berada di Desa Beji, Kecamatan Junrejo kini telah resmi berpindah ke salah satu rumah di Jalan Panderman Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Batu sejak 1 Oktober lalu. Namun belum ada aktivitas apapun yang dilakukan di sana. Alasannya rumah tersebut masih perlu perbaikan dan sedang dilakukan perbaikan.
“Atap bagian depan saat ini sedang proses perbaikan,” terang Hartono, Pekerja Sosial (Peksos) Fungsional Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu. Pria yang juga menjabat sebagai Koordinator TRC Ratusima itu mengatakan bagian dalam rumah sudah bisa digunakan. Sebab kondisinya masih sangat layak.
Beruntung sejauh ini belum ada orang terlantar atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang membutuhkan layanan di sana. proses perbaikan yang masih berlangsung juga membuat rumah inklusi belum boyongan ke sana. Namun, dia berkomitmen untuk membuka kesempatan pemanfaatan gedung seluas mungkin.
“Di sana nanti akan ada ruang terapi, ruang untuk rumah inklusi, dan ruang kamar klien,” ungkapnya. Terpisah, Ketua Rumah Inklusi Kota Batu Ariyati mengaku berencana menggunakan fasilitas itu untuk kegiatan rutin. Seperti pertemuan dan latihan persiapan seni drama tari rekan inklusi. “Pengurus sudah dua kali berkunjung kesana,” terang Ariyati.
Dia mengaku masih fokus persiapan untuk sendratari. “Namun yang jelas sekretariat rumah inklusi masih akan tetap di Dusun Kliran,” pungkasnya. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho