BATU - Suasana haru menyelimuti korban bencana angin kencang di kawasan Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji kemarin (22/8). Itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Batu berjanji memberikan bantuan renovasi rumah yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang pada 19 Agustus lalu.
Wali Kota Batu Nurochman juga hadir mengecek langsung kondisi rumah-rumah warga yang terdampa bencana tersebut kemarin. Momen itu dimanfaatkan masyarakat menyampaikan keluh kesah mereka. Ada empat rumah rusak berat di Desa Giripurno.
Di antaranya rumah milik Karmidi di Dusun Sabrangbendo, rumah milik Muslikin Handoko di Dusun Sabrangbendo, rumah milik Rudianto di Dusun Kedung, dan rumah milik Harsono di Dusun Kedung. Selain itu ada enam rumah yang rusak ringan.
Seperti yang menimpa Nur Cholis, Mila Irawati, Dandy Krisdiyanto, Slamet Sugiarto, Sumarto, dan M. Sholikin Shofii. Rata-rata kerusakan yang dialami yakni atap ambrol. Cak Nur, sapaan akrabnya akan memberikan bantuan materil untuk proses renovasi.
Dia juga memberikan bantuan berupa uang tunai bagi korban bencana untuk menyambung kehidupan sehari-hari. Dia memastikan material yang digunakan untuk perbaikan berkualitas baik. Sehingga, bangunan bisa lebih kokoh dari sebelumnya.
Harapannya bangunan bisa lebih tahan menghadapi potensi tatangan cuaca ekstrem ke depannya. Tak hanya itu, pria asli Desa Sumberejo, Kecamatan Batu itu juga memberikan bantuan kebutuhan lain. Seperti kursi roda yang lebih layak bagi salah seorang korban.
“Tentu musibah ini sebagai tanda bahwa kami semua harus tetap waspada di tengah cuaca yang tidak menentu,” imbau Cak Nur. Pihaknya meminta warga untuk selalu siaga dan menjaga kesehatan khususnya selama cuaca ekstrem berlangsung.
Terpisah, Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu Prasetyo Bagus Wicaksono menambahkan, pemberian bantuan material akan dimulai pada hari ini (23/8).
Bantuan yang diberikan di antaranya berupa asbes gelombang, kayu, pasir, bata, besi, semen, dan sebagainya. “Kami akan dibantu tenaga swadaya dari masyarakat untuk proses pembangunan,” tandasnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho