BATU, RADAR BATU - Kontestasi kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu mulai mengerucut. Dari enam kandidat yang lolos seleksi administrasi, dua nama dinilai paling rasional untuk menduduki jabatan tertinggi ASN tersebut.
Mereka adalah Mohammad Nur Adhim dan Alfi Nurhidayat. Keduanya memiliki keunggulan berbeda yang sama-sama krusial dalam mengendalikan mesin birokrasi.
Adhim dikenal sebagai figur yang menguasai sektor keuangan daerah. Pengalamannya menjadikannya sosok kunci dalam menjaga stabilitas fiskal dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
BACA JUGA: Cari Nasi Padang Enak di Kota Batu? Ini Daftar Tempat yang Banyak Dicari
Sebaliknya, Alfi tampil sebagai figur teknokrat dengan profil lebih komprehensif. Ia memadukan pengalaman di sektor infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia.
Pakar Kebijakan Publik Universitas Brawijaya, Andhyka Muttaqin, menilai keduanya berada di titik keseimbangan yang paling ideal dibanding kandidat lain.
BACA JUGA: Cuma Lima Menit ke Pantai, Lilis Cottage Hadirkan Pengalaman Tinggal yang Menyatu dengan Wediawu
“Kalau orientasinya pada efisiensi anggaran dan keamanan fiskal, Adhim sangat kuat. Tapi kalau bicara keseimbangan manajerial dan pembangunan, Alfi lebih komprehensif,” ujarnya.
Meski demikian, hasil akhir tidak hanya ditentukan oleh kapasitas teknis. Faktor kepercayaan kepala daerah dan dinamika politik birokrasi juga menjadi variabel penentu.
Dengan peta persaingan yang semakin mengerucut, duel antara Adhim dan Alfi diprediksi menjadi penentu arah kepemimpinan birokrasi Kota Batu ke depan. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan