Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pengemudi Calya di Jakpus Ugal-ugalan dan Lawan Arus Berujung Diamuk Masa

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 26 Februari 2026 | 14:37 WIB

Instagram.com/wargajakarta.id
Instagram.com/wargajakarta.id

 

Radar Batu – Di tengah kepadatan arus lalu lintas di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Rabu (25/2). Sebuah mobil Calya melaju dengan ugal-ugalan melawan arah.

Kejadian tersebut menyebabkan satu orang perempuan terserempet kendaraan tersebut. 

"Ada seorang korban dilaporkan mengalami luka-luka. Korban perempuan berinisial (NH), warga Cengkareng, Jakarta Barat," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung kepada wartawan di Kantor Polsek Tanah Abang, Rabu malam.

Saat melaju, kendaraan tersebut menyerempet beberapa mobil dan menabrak sejumlah motor. Sebelum akhirnya berhenti setelah dikejar petugas dan diamuk masa. 

Kapolres Metro Jakpus mengklarifikasi bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh pria berinisial HM (25)  yang berasal dari Kabupaten Sidoarjo.

Diduga mobil tersebut menggunakan plat nomor palsu sehingga petugas mengejar dan berusaha memberhentikan kendaraan yang melaju tersebut. Namun pengendara justru melarikan diri dan melawan arus.

"Mobil dengan nomor polisi D-1640-AHB diduga menggunakan nomor plat palsu, sehingga diberhentikan oleh dua polisi lalu lintas yang bertugas," ujar Reynold.

Kronologi bermula sekitar pukul 17.00 WIB ketika mobil pelaku hendak diberhentikan petugas. Kemudian mobil semakin melaju ke Jalan Gunung Sahari dan melaju melawan arah dari selatan ke utara di Jalan Bungur Besar. Di simpang Bungur, mobil belok kiri tetap dalam kondisi melawan arah ke barat. Setibanya di simpang empat Menara Bidakara Alfa Land (MBAL), mobil terus melaju melawan arah di Jalan Pos. Selanjutnya, kendaraan berputar arah kembali ke simpang empat MBAL dan kembali belok kiri di jalur berlawanan arah di Jalan Gunung Sahari.

Kendaraan tersebut berhenti setelah diamuk massa pengguna jalan yang kesal dengan aksinya. Petugas kepolisian kemudian datang dan mengamankan HM selaku pengemudi. Selain itu juga satu penumpang perempuan dan kendaraan juga turut diamankan pihak kepolisian. 

Setelah rangkaian peristiwa tersebut, Polda Metro Jaya melakukan tes urine dan kesehatan guna mengindikasi apakah pengemudi menggunakan barang-barang terlarang atau justru murni karena kelalaian pengendara. 

 

 

 

"Kami lakukan pengecekan khususnya tes urine maupun cek kesehatan terhadap pengemudi. Apakah ada indikasi menggunakan barang-barang yang dilarang atau berdampak di dalam hal membuat pengemudi jadi ugal-ugalan atau lalai dalam melaksanakan ataupun menjalani kendaraannya tersebut," jelas Reynold.

Meski berkendara secara ugal-ugalan dan melawan arah, didapati bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pengemudi tersebut negatif narkoba. 

"Sementara ini dari hasil tes urine yang kami lakukan memang didapati hasilnya negatif," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 26 Februari 2026.

Editor : Fajar Andre Setiawan
#plat palsu #sidoarjo