RADAR BATU - Suasana pedesaan yang asri dan tenang memang selalu menjadi sensasi yang digemari banyak masyarakat kota. Kota Batu sebagai pusat wisata Provinsi Jawa Timur memiliki destinasi kuliner yang menjadi primadona baru sekaligus tempat singgah setelah berlibur panjang.
Kafe Ubi yang terletak di Pandanrejo, Kec. Bumiaji, Kota Batu hadir sebagai destinasi pelipur lara bagi anda yang merindukan suasan pedesaan.
Berlokasi di tengah hamparan persawahan dan perkebunan jeruk, Kafe Ubi mengusung konsep dapur tempo dulu yang sangat kuat. Bangunan di sini semi terbuka dan memiliki banyak tumbuhan hijau di dalamnya.
Selain itu dominasi perabotan kayu di kafe ini menciptakan atmosfer hangat, seolah pengunjung kembali ke rumah nenek di desa. Pesona utama yang disuguhkan kepada pengunjung adalah pemandangan langsung Gunung Panderman yang gagah.
Akses menuju ke kafe ini kami rekomendasikan menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda dua, karena jalanan menuju ke kafe yang cenderung sempit.
Meski bertema tradisional, Kafe Ubi juga menyediakan fasilitas lengkap yang bisa digunakan oleh para pengunjung seperti mushola, toilet, wastafel, hingga tempat karaoke. Oleh karena itu kafe ini sangat cocok digunakan untuk acara kekeluargaan.
Menu yang ditawarkan pun bervariasi dimulai dari harga Rp5.000 hingga Rp25.000 per porsi dan bisa Anda cek sendiri melalui Instagram mereka @kafeubi_batu. Jam operasional Kafe Ubi dimulai pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, namun pada hari tertentu seperti weekend tempat ini buka hingga pukul 21.00 WIB.
Kafe Ubi sangat direkomendasikan bagi anda yang mencari keunikan tempat yang memadukan ketenangan alam dengan kuliner terjangkau. Lokasinya yang strategis di dekat wisata Coban Lanang menjadikannya titik kumpul para wisatawan yang ingin istirahat sejenak melepas lelah setelah liburan.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hingga siang hari guna merasakan udara sejuk khas Bumiaji yang belum terkontaminasi polusi. Kafe ini bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang untuk menciptakan memori indah bersama orang terkasih di bawah langit Kota Batu.
Penulis: Satya Eka Pangestu
Editor : Aditya Novrian