Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pemkot Batu Minta Cek Ulang Keamanan Wahana, JTP Group Pastikan Semua Permainan dalam Kondisi Aman

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 26 Juni 2025 | 20:00 WIB

 

 

PALING DIMINATI: Wahana Sircus Swinger di Jawa Timur Park 2 Batu Secret Zoo dipadati wisatawan beberapa waktu lalu.
PALING DIMINATI: Wahana Sircus Swinger di Jawa Timur Park 2 Batu Secret Zoo dipadati wisatawan beberapa waktu lalu.

BATU - Keamanan wahana di sejumlah objek wisata perlu dicek ulang. Mengingat musim libur panjang sekolah sudah dimulai pekan ini. Momen ini biasanya akan membuat objek wisata di Kota Batu panen kunjungan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mewanti-wanti agar tetap mengutamakan keselamatan pengunjung. Untuk itu, kelayakan setiap wahana yang dioperasikan perlu dipastikan ulang. Termasuk kelayakan fasilitas dan prasarananya.

Imbauan Pemkot Batu Menyambut Libur Sekolah.
Imbauan Pemkot Batu Menyambut Libur Sekolah.

Imbauan itu tertuang Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata Nomor 3/HK.01.03/MP/2025 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan saat Libur Sekolah 2025.

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Onny Ardianto menegaskan keamanan menjadi poin penting untuk menyambut lonjakan pengunjung. Untuk itu pelaku wisata wajib menerapkan standar usaha pariwisata berbasis risiko.

Selaras dengan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata.

“Termasuk pengawasan tehadap objek-objek wisata buatan,” ungkapnya. Onny meminta pemilik wisata untuk uji petik keamanan dan kelaikan fasilitas dan wahana secara berkala. Terutama untuk wahana dengan tingkat risiko tinggi.

Seperti area jembatan gantung, arung jeram, outbond, hingga wahana berbasis mesin yang beroperasi pada ketinggian. Apalagi beberapa wahana yang ada di Kota Batu memiliki usia yang relatif tua. Tentu kondisi itu harus disikapi dengan berbagai penyesuaian.

Selain itu, pemilik wisata juga diminta segera melakukan perbaikan apabila terjadi potensi kerusakan. Bahkan, apabila potensi risiko yang ditimbulkan terlalu tinggi, Onny meminta agar wahana tersebut tidak dioperasikan sampai perbaikan bisa dilakukan.

Intensitas pengecekan mesin harus dilakukan lebih rutin. Selain itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai di bidang keamanan juga perlu ditambah. “Saat beroperasi juga perlu memperhitungkan kemampuan kapasitas untuk kenyamanan dan keamanan,” jelas Onny.

Terpisah, Manager Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group Titik S Ariyanto memastikan seluruh wahana dalam kondisi aman. Pengecekan kelaikan wahana permainan dilakukan rutin. “Ada wahana baru untuk menyambut libur sekolah tahun ini,” tandas dia. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#sdm #Disparta Kota Batu #pemkot batu #Surat Edaran (SE)