BATU - Pemkot Batu akhirnya mengambil langkah drastis untuk merampingkan beban birokrasi yang dinilai terlalu gemuk dan tidak efektif.
Mulai Juli 2026 mendatang, dua urusan strategis bakal dipisah menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) mandiri, yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Langkah restrukturisasi ini disebut sebagai upaya mempercepat pelayanan publik yang selama ini dinilai lamban akibat penumpukan kewenangan dalam satu instansi.
BACA JUGA: Kecaman Republika dan Respons Komnas HAM pasca Penangkapan Jurnalis oleh Israel
Selama bertahun-tahun, urusan desa hanya menjadi “penumpang” di bawah DP3AP2KB, sedangkan sektor pemuda dan olahraga sekadar ditangani setingkat bidang di Dinas Pendidikan.
Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto memastikan pembentukan dua dinas baru itu bukan lagi sebatas wacana. Pemkot kini tengah mematangkan revisi Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) bersama DPRD Kota Batu.
BACA JUGA: Minat Masyarakat Indonesia terhadap Lagu K-Pop Disebut Menurun, Musisi Lokal Kini Makin Mendominasi
“Targetnya Juli sudah mulai jalan tahap awal. Ini murni penataan agar struktur organisasi selaras dengan kebutuhan riil di lapangan,” tegas Heli.
Menurut dia, pembentukan DPMD dan Dispora dilakukan untuk memperbaiki ketimpangan beban kerja antar-OPD.
Selama ini, banyak program strategis di tingkat desa maupun pembinaan kepemudaan tidak berjalan maksimal karena keterbatasan struktur kelembagaan.
BACA JUGA: Pendaki Wajib Tahu! Rekomendasi Gunung Dekat Kota Batu untuk Pendakian Akhir Pekan
Nantinya, DPMD akan difokuskan mengawal tata kelola pemerintahan desa dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Sementara Dispora disiapkan untuk memperkuat pembinaan atlet, organisasi kepemudaan, hingga pengembangan olahraga prestasi yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian serius.
Pemkot juga menegaskan restrukturisasi tersebut tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah agar tidak membebani APBD secara berlebihan.
BACA JUGA: Fakta Kampus di Kota Malang yang Banyak Dicari Mahasiswa Baru
Kesiapan sumber daya manusia disebut menjadi salah satu fokus utama sebelum dua OPD baru benar-benar dioperasikan.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa DP3AP2KB Kota Batu Iwan Iswanto menyambut positif rencana pemisahan itu.
Menurutnya, persoalan desa di lapangan terlalu kompleks jika hanya ditangani satu bidang kecil di bawah dinas besar.
BACA JUGA: Dekat Coban Rais, Ini Rekomendasi Kafe Estetik yang Cocok untuk Bersantai
“Pekerjaan rumah di lapangan sangat banyak, tapi hanya ditangani satu bidang. Kelak DPMD butuh aparatur yang benar-benar paham regulasi dan tata kelola desa,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, jajaran pemerintah bahkan sudah melakukan studi banding ke sejumlah daerah untuk mempelajari model kelembagaan DPMD dan Dispora yang efektif sebelum diterapkan di Kota Batu. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan