Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Lintasan Lari Hutan Bondas Kota Batu Baru Dibuka Bulan Depan

Rori Dinanda Bestari • Senin, 18 Mei 2026 | 18:00 WIB
PROSES PENGERJAAN: Salah seorang petugas di lapangan melakukan pengecatan jogging track di Taman Hutan Bondas beberapa hari lalu.
PROSES PENGERJAAN: Salah seorang petugas di lapangan melakukan pengecatan jogging track di Taman Hutan Bondas beberapa hari lalu.

 

BATU, RADAR BATU - Gairah warga untuk segera mencicipi fasilitas olahraga publik yang layak harus sedikit diredam oleh ketatnya perhitungan teknis konstruksi. Proyek pembenahan jogging track di Hutan Kota Bondas yang telah memoles lintasan berlumut menjadi jalur merah mulus, baru akan dibuka untuk umum pada awal Juni mendatang. Hingga kemarin (17/5), area tersebut masih ditutup untuk memastikan kualitas material beton benar-benar matang.

Jalur pedestrian itu sebelumnya kerap memicu keluhan. Kondisinya licin dan membahayakan pejalan kaki. Kini, lintasan tersebut telah berubah wajah. Lapisan merah terang membentang apik membelah rimbunnya kawasan hutan kota. Namun, di balik tampilan yang nyaris sempurna, proyek senilai Rp 104,4 juta ini masih berstatus masa perawatan.

BACA JUGA: Menjajal Sensasi Arung Jeram di Taman Merak Pujon

Proses pematangan konstruksi tidak bisa ditawar. Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Pemeliharaan Lingkungan, dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Reni Widiastutik menegaskan bahwa beton menuntut waktu curing (perawatan) minimal 28 hari pascapengecoran.

Fase ini mutlak dijalankan. Tujuannya untuk mendeteksi potensi keretakan struktur sebelum ditutup lapisan finishing cat. “Fokus kami di lapangan saat ini murni menjaga masa perawatan beton agar hasilnya sempurna,” terang Reni.

BACA JUGA: Sepeda Listrik Makin Marak Dipakai Anak-anak di Jalan Raya, Ini Aturan dan Bahayanya

Pengerjaan fisik lintasan ini telah bergulir sejak 7 April lalu. Pihak kontraktor, CV Karya Wijaya dipatok tenggat pengerjaan 60 hari kalender. Sesuai draf kontrak kerja, proyek ini wajib tuntas sebelum 5 Juni 2026.

Pascapenyerahan proyek nanti, pihak rekanan tak serta-merta bisa lepas tangan. Kontraktor masih diikat tanggung jawab masa pemeliharaan selama enam bulan. Hal ini menjadi garansi keamanan agar infrastruktur tidak mudah hancur saat digempur aktivitas warga.

Sembari menanti jadwal peresmian, pemerintah melayangkan peringatan tegas. Warga dilarang keras menerobos garis batas atau menjajal lintasan selama masa pengeringan. Tujuannya agar fasilitas anyar ini tidak cacat sebelum digunakan. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#jogging track #hutan bondas #hutan kota #pedestrian