Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Modus Penipuan Vendor Dekorasi di Tangsel: Berkedok Penyuluhan MBG, Kerugian Capai Puluhan Juta

Fasya Mumtahanah • Minggu, 3 Mei 2026 | 22:00 WIB
PEMILIK VENDOR DEKORASI FATIMAH AZ-ZAHRA: Menjadi Korban Penipuan Bermodus Sewa Kursi dan Blower sebagai Mahasiswa. (Sumber: Istimewa)
PEMILIK VENDOR DEKORASI FATIMAH AZ-ZAHRA: Menjadi Korban Penipuan Bermodus Sewa Kursi dan Blower sebagai Mahasiswa. (Sumber: Istimewa)

TANGERANG SELATAN, RADAR BATU – Vendor dekorasi Fatimah az-Zahra Wedding di Tangerang Selatan menjadi korban penipuan bermodus sewa kursi dan blower untuk kegiatan penyuluhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemilik vendor sekaligus korban bernama Siti Fatimah (40). Dirinya telah melaporkan penipuan tersebut ke Polsek Ciputat Timur. Laporan itu teregistrasi dalam Laporan Polisi Nomor: TBL/B/578/IV/2026/SPKT/SEK. Ciputat Timur/Res. Tangsel/PMJ.

Baca Juga: Minggu Siang, Arus Lalu-lintas di Kota Batu Mulai Melandai

Fatimah menjelaskan kejadian berujung penipuan tersebut bermula pada Kamis (30/4) dini hari. Pada pukul 03.00 WIB, pelaku yang mengaku sebagai mahasiswa menghubungi Fatimah melalui pesan WhatsApp. Dirinya baru membalas pesan tersebut pukul 09.00 WIB.

“Pelaku mengaku bernama Andi, katanya mahasiswa UIN. Dia bilang mau sewa kursi sama blower untuk acara penyuluhan MBG,” kata Fatimah di Polsek Ciputat Timur, Sabtu (2/5).

Pelaku mengaku membutuhkan 170 kursi futura dan tiga blower untuk kegiatan yang disebut akan digelar di Jalan Semanggi II Nomor 20, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, tepatnya di lokasi Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, dekat kampus UIN Ciputat.

Baca Juga: MPP Among Warga Kota Batu Tambah Layanan Pengurusan Paspor

“Dia bilang, ‘Barang datang, payment langsung cair’,” ujar Fatimah.

Fatimah tidak menaruh curiga lantaran lokasi pengantaran masih ada di sekitar Ciputat. Dirinya bersama suami dan pekerjanya langsung mengantarkan pesanan ke alamat tujuan sekitar pukul 11.20 WIB.

Sesampai di lokasi, Fatimah masih berkomunikasi dengan pelaku melalui WhatsApp dan telepon. Namun, hingga penurunan barang selesai, pelaku tak kunjung muncul.

Baca Juga: Harga Kambing di Kota Batu Masih Rendah Jelang Iduladha

Saat ditagih serah terima dan pembayaran, pelaku hanya meminta dokumentasi barang melalui video. “Dia bilang, ‘Enggak usah dihitung. Kayaknya cukup video aja’,” kata Fatimah.

Setelah menunggu sekitar 1 jam 15 menit, Fatimah meninggalkan tempat dan memastikan kondisi barang.

Pelaku sempat menjanjikan pembayaran akan ditransfer paling lambat pukul 17.00 WIB dan menanyakan nomor rekening Fatimah pada pukul 17.30 WIB.

Baca Juga: 235 PKL Liar di Kota Batu Terjaring Razia dalam 3 Bulan

“Habis dari situlah lost contact,” ujar Fatimah.

Fatimah menyebut nomor pelaku masih berdering ketika dihubungi hingga pukul 20.30 WIB. Ia bersama kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi barang. Namun, sesampai di lokasi, ia mendapati sebagian besar kursi dan blowernya telah hilang.

“Bangkunya ditinggalin 50. Jadi yang diambilnya 120. Tinggal 50,” kata Fatimah.

Baca Juga: 235 PKL Liar di Kota Batu Terjaring Razia dalam 3 Bulan

Kapolsek Ciputat Timur, Bambang Askar Sodiq membenarkan adanya laporan dugaan penipuan tersebut.

“Kami sudah lakukan olah TKP, cek TKP, periksa saksi, dan mengantongi identitas kendaraan yang mengantar,” kata Bambang.

Editor : Aditya Novrian
#vendor #modus #penipuan