BATU - Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur rawan Klemuk (Jalan Rajekwesi) dan Payung 2 (Jalan Raya Trunojoyo), Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu selama dua hari berturut-turut kemarin (13-14/1). Satu korban mengalami luka berat sedangkan satu lainnya luka ringan.
Kecelakaan pertama terjadi Selasa sore (13/1) sekitar pukul 16.00. Namun, peristiwa tersebut baru dilaporkan kepada polisi dini hari sekitar pukul 00.30. Sehingga olah TKP baru dilakukan setelah laporan diterima.
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda PCX bernomor polisi S 3167 OBT yang dikendarai Muhamad Afiatur Rohman dengan sebuah Bus Hino R6 bernopol W 7627 UC yang dikemudikan Achmad Zaenur. Keduanya terlibat adu banteng.
“Pengendara sepeda motor diduga kurang berhati-hati hingga melewati marka jalan saat menikung,” kata AKP Kevin Ibrahim, Kasatlantas Polres Batu. Akibat kejadian tersebut, Afiatur Rohman mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu.
Kecelakan kedua terjadi kemarin pagi (14/1) sekitar pukul 07.00. Seorang pelajar berusia 18 tahun asal Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, mengalami luka berat setelah sepeda motor yang dikendarainya mengalami rem blong saat melintasi turunan tajam Bukit Klemuk.
Korban yang merupakan warga Desa Wiyurejo, Kecamatan Pujon, diketahui mengalami patah tulang iga dan sempat tidak sadarkan diri. Ia kemudian dilarikan ke RS Hasta Brata Kota Batu untuk mendapatkan perawatan.
Koordinator Relawan Klemuk Yes Yes (KYY), Suliyanto, mengatakan korban sempat berupaya mengarahkan kendaraannya ke jalur penyelamat. Namun, laju sepeda motor yang tak terkendali membuat korban terjatuh sebelum mencapai titik aman.
“Korban sempat menuju jalur penyelamat, tetapi terjatuh dan langsung tidak sadarkan diri,” ujarnya. Menurut Suliyanton, sepeda motor yang dikendarai korban tidak dilengkapi sistem pengereman yang memadai. Korban juga dinilai belum terbiasa melintasi Jalur Klemuk.
“Biasanya dibonceng ayahnya. Ini baru pertama kali mengendarai sepeda motor sendiri lewat jalur ini,” imbuhnya. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan rem depan sepeda motor tidak berfungsi. Pengendara kehilangan kendali saat melaju dari barat ke timur di jalan turunan. (dia/dre)
Editor : Aditya Novrian