KOTA BATU - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur Klemuk, Jalan Raya Rajekwesi, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jumat malam (11/4).
Dua mahasiswi dilaporkan mengalami luka-luka setelah motor yang mereka kendarai mengalami rem blong dan keluar jalur.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.
Pengendara motor bernopol W 2830 NDZ itu yakni Nur Hidayati, 21, mahasiswi asal Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri.
Dia mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki.
Sedangkan penumpangnya bernama Elsa Yuwis, 21, mahasiswi asal Kalimantan Utara.
Dia mengalami luka di tangan kanan serta benturan di bagian kepala.
”Sempat ada saksi yang mencoba mengejar turun, tapi tidak sampai.
Sepertinya kecepatannya cukup tinggi,” terang Suliyanton, Relawan Siaga Jalur Klemuk.
Dia menyebut bahwa kendaraan korban baru terhenti di lajur penyelamatan.
”Setelah menghantam dinding samping dari ban bekas baru berhenti,” tambah pria yang akrab disapa Anton itu.
Kedua korban langsung dibawa menuju RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.
Itu adalah kecelakaan yang kesekian kalinya di jalur Klemuk.
Dari data Relawan Siaga Jalur Klemuk, sejak H+7 Lebaran, atau mulai 8 April lalu, ada sembilan kecelakaan di sana.
Dengan enam kecelakaan masuk ke lajur penyelamatan, dan tiga kejadian tidak masuk lajur tersebut.
Itu artinya, dalam empat hari terakhir ada sembilan kecelakaan di jalur Klemuk.
Data yang berbeda dicatat Satlantas Polres Batu.
Per bulan ini, Kanit Gakkum Satlantas Polres Kota Batu Ipda Hendri Setiawan menyebut ada tiga kasus kecelakaan di sana.
Terdiri dari sekali laka tunggal dan dua laka yang melibatkan beberapa kendaraan.
”Karena jalannya menurun, risiko rem blong pasti tinggi.
Jadi harus lebih berhati-hati,” terang Hendri.
Tingginya kasus laka di sana mendapat perhatian dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu Hendry Suseno.
”Kami akan evaluasi dengan forum lalu lintas.
Bisa ada penambahan markah, guardrail, dan warning light.
Nanti disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan anggaran,” papar Hendry. (wb4/by)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang