Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Sering Pindah Fokus? Ini Alasan Multitasking Turunkan Efisiensi Kerja

Salshabila Abidah Ardelia • Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:00 WIB
Studi Ungkap Sisi Negatif Multitasking: Picu Distraksi dan Risiko Kesalahan. (Pexels)
Studi Ungkap Sisi Negatif Multitasking: Picu Distraksi dan Risiko Kesalahan. (Pexels)

BATU, RADAR BATU – Kebiasaan melakukan banyak aktivitas dalam satu waktu, atau multitasking, sering dianggap sebagai cara cepat untuk menyelesaikan pekerjaan.

Namun, berbagai penelitian membuktikan bahwa kebiasaan ini justru menurunkan fokus, mengurangi efisiensi, dan memperpanjang durasi kerja karena otak memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri setiap kali berpindah fokus.

Dampak Negatif terhadap Performa

Hasil penelitian dari Stanford University menyebutkan bahwa multitasking menyebabkan konsekuensi mental yang cukup besar bagi pelakunya. Orang yang sering melakukan multitasking kurang dapat menampilkan performa kerja yang baik.

Baca Juga: Melongok Rentang Nilai TKA Jalur Prestasi Akademik SMA Negeri di Kota Batu

Individu tersebut cenderung selalu menarik diri dari semua informasi yang disajikan kepada mereka. Selain itu, mereka menjadi lebih mudah terdistraksi dan mengalami kesulitan dalam menyaring informasi yang penting.

Penurunan Efisiensi Kerja

Perpindahan tugas secara berulang berdampak langsung pada penurunan efisiensi kerja. Aktivitas ini meningkatkan risiko kesalahan dan memperlambat penyelesaian pekerjaan.

Alih-alih menghemat waktu, multitasking justru memperpanjang durasi kerja. Otak manusia selalu memerlukan waktu jeda untuk menyesuaikan diri setiap kali seseorang berpindah fokus.

Penerapan Fokus yang Tepat

Meskipun demikian, multitasking sebenarnya masih dapat dilakukan pada aktivitas ringan yang bersifat otomatis. Contoh aktivitas tersebut adalah mendengarkan musik sambil merapikan kamar.

Baca Juga: Sikat Jaringan Internasional, Wakabareskrim: Kami Kejar Sindikat Judi Online Sampai ke Akar

Namun, fokus tunggal dinilai jauh lebih efektif untuk tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Contoh tugas yang memerlukan penanganan satu per satu ini adalah belajar atau menulis.

Pemahaman tentang cara kerja otak menunjukkan bahwa multitasking tidak selalu meningkatkan produktivitas kerja seseorang. Menjaga fokus pada satu tugas dalam satu waktu terbukti lebih membantu menjaga kualitas hasil dan efisiensi kerja.

Editor : Aditya Novrian
#konsentrasi #multitasking #fokus