Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panduan Praktis Pelajar Jaga Kesehatan Mental di Era Digital

S
Studi Ungkap Sisi Negatif Multitasking: Picu Distraksi dan Risiko Kesalahan. (Pexels)
Batasi Waktu Layar, Ini Rahasia Sukses Akademik yang Sehat. (Pexels)

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Pelajar di era digital kini menghadapi tantangan besar berupa digital fatigue atau kelelahan digital yang berpotensi menurunkan produktivitas belajar mereka.

Fenomena ini memerlukan penanganan tepat melalui batasan penggunaan layar demi menjaga kesehatan fisik, mental, serta keberhasilan akademik yang berkelanjutan. 

Metode 20-20-20 dan Fitur Fokus

Advertisement

Paparan cahaya biru dari layar gawai secara terus-menerus memicu mata lelah dan sakit kepala pada pelajar. Guna mengembalikan fokus pikiran, terapkan metode 20-20-20 dengan mengalihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik setelah 20 menit menatap layar.

Notifikasi media sosial sering menjadi gangguan utama saat pelajar sedang menyelesaikan tugas sekolah. Mengaktifkan fitur Focus Mode atau Do Not Disturb efektif menyaring gangguan dan menciptakan batasan antara ruang belajar dan hiburan.

Advertisement

Pemanfaatan AI dan Catatan Analog

Pelajar dapat mengoptimalkan asisten digital atau fitur peringatan waktu layar untuk membagi waktu kerja ke dalam blok-blok kecil. Penggunaan teknologi AI dalam mengatur ulang referensi juga terbukti mempersingkat waktu operasional di depan layar gawai.

Selain itu, aktivitas menulis tangan pada buku catatan fisik untuk merancang kerangka tulisan atau jadwal harian dapat merangsang kreativitas motorik. Strategi analog ini sekaligus memberikan jeda bagi pelajar dari paparan radiasi layar gawai.

Penerapan seluruh strategi tersebut secara konsisten membantu pelajar mengelola energi mental di tengah padatnya arus tugas digital. Menjaga batasan waktu layar secara disiplin menjadi kunci utama untuk mewujudkan keberhasilan akademik yang sehat.

Advertisement

Artikel Terkait

Kenapa Membalas Chat Terasa Melelahkan? Ini Penjelasan di Balik Conversation Fatigue

Kenapa Membalas Chat Terasa Melelahkan? Ini Penjelasan di Balik Conversation Fatigue

Kenali fenomena conversation fatigue, alasan ilmiah kenapa membalas chat terasa melelahkan di tengah derasnya notifikasi digital.

Pasien Poli Jiwa Batu Didominasi Usia 20-40 Tahun

Pasien Poli Jiwa Batu Didominasi Usia 20-40 Tahun

Mayoritas pasien Poli Jiwa RSUD Karsa Husada Kota Batu berusia 20-40 tahun dengan gangguan kecemasan, depresi, hingga bipolar.

Kunjungan Poli Jiwa Batu Naik 52,5 Persen

Kunjungan Poli Jiwa Batu Naik 52,5 Persen

Kunjungan pasien Poli Jiwa RSUD Karsa Husada Kota Batu naik 52,5 persen pada semester pertama 2026 seiring meningkatnya kebutuhan layanan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer