
BATU, RADAR BATU – Pasien usia 20-40 tahun mendominasi kunjungan Poli Jiwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karsa Husada Kota Batu. Dari 732 pasien yang ditangani sepanjang Januari-Juni 2026, kunjungan pasien remaja tercatat kurang dari satu persen.
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RSUD Karsa Husada dr Sisi Artayasuinda mengatakan gangguan yang ditangani cukup beragam. Di antaranya gangguan kecemasan, depresi, bipolar, hingga skizofrenia.
Tekanan hidup menjadi salah satu faktor yang banyak ditemukan pada pasien. Kondisi tersebut dapat memengaruhi pikiran, emosi, tidur, hingga aktivitas sehari-hari.
“Pasien dengan gangguan kecemasan dan depresi biasanya masih mampu membedakan kenyataan,” jelas Sisi.
Penanganan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Terapi perilaku dan terapi kognitif dapat diberikan untuk membantu pasien mengelola pikiran, emosi, dan tekanan yang dihadapi.
Perubahan pola hidup juga menjadi bagian dari penanganan. Pasien dianjurkan berolahraga, memiliki aktivitas positif, menjaga pola tidur, makan teratur, serta membangun komunikasi dengan orang terdekat.
Pada kondisi yang lebih berat, dokter dapat memberikan terapi obat. Terutama apabila gangguan sudah menyebabkan masalah tidur atau menghambat aktivitas harian.
Sementara itu, skizofrenia tidak selalu harus ditangani di rumah sakit. Pasien dengan kondisi tersebut sebisa mungkin ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama melalui pengobatan dan pemantauan berkelanjutan.
