Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Hambatan Jaringan Paksa 300 Siswa di Kota Batu Ujian Susulan

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 19 Mei 2026 | 19:00 WIB
UJIAN LAGI: Sejumlah siswa fokus menyelesaikan soal dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan di SMPN 2 Batu kemarin (18/5).
UJIAN LAGI: Sejumlah siswa fokus menyelesaikan soal dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan di SMPN 2 Batu kemarin (18/5).

 

BATU - Sebanyak 300 siswa jenjang SD dan SMP di Kota Batu terpaksa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan dan remedi di SMPN 2 Kota Batu kemarin (18/5). Langkah darurat ini harus ditempuh akibat maraknya kendala teknis jaringan serta kegagalan peserta menuntaskan ambang batas pengerjaan soal pada ujian utama sebelumnya.

Pelaksanaan ujian dipecah dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama kemarin, sebanyak 290 pelajar terdiri atas 78 siswa SD dan 212 siswa SMP memadati ruang ujian yang dibagi ke dalam tiga sesi. Sementara itu, sisa 10 siswa jenjang SMP baru dijadwalkan merampungkan ujian susulan pada hari ini (19/5).

BACA JUGA: Kenapa Banyak Pelajar Merasa Hari Senin Lebih Melelahkan daripada Hari Lain?

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat mengungkapkan porsi peserta remedi menyentuh angka 40 persen dari total keseluruhan. “Mereka terpaksa mengulang karena jumlah soal yang dikerjakan pada ujian utama di bawah 80 persen,” jelas Alfi.

Kegagalan pemenuhan kuota soal itu dipicu problem berlapis. Hambatan distribusi token dari server pusat dan keterlambatan hadirnya siswa menjadi pemicu utama. Selebihnya, ujian susulan diberikan kepada siswa yang absen pada jadwal reguler lantaran sakit atau terkendala koneksi internet sekolah yang buruk.

BACA JUGA: Bermain Labirin di Coban Rondo, Alternatif Aktivitas Selain Menikmati Air Terjun

Kendati tajuknya ujian susulan, para peserta tidak mendapatkan kelonggaran materi. Seluruh bank soal diganti total dengan paket materi baru, meski tetap menggunakan format serupa. Artinya, siswa dipaksa kembali memeras otak untuk mengerjakan ujian dari nol.

Manajemen waktu pengerjaan kini berada di titik krusial. Hari ini menjadi tenggat terakhir pelaksanaan ujian susulan sebelum otoritas pendidikan melakukan pengolahan data pada 20-24 Mei. Seluruh hasil evaluasi akademik ini akan diumumkan serentak pada 26 Mei.

Dalam SPMB, sertifikat nilai TKA memegang bobot yang sangat besar untuk menembus sekolah negeri favorit. Porsinya mencapai 35 persen untuk seleksi masuk SMP dan melonjak hingga 40 persen untuk tingkat SMA. (aff/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#pendidikan #smp #kota batu #tka