BATU - Sebanyak 188 guru madrasah di Kota Batu menunggu pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk periode November-Desember. Tunjangan itu diberikan kepada guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Batu, Siti Nur Jamilah, menyampaikan proses pencairan untuk dua bulan terakhir tahun ini telah diajukan. Namun hingga kini, dana tersebut belum masuk ke rekening penerima. “Pengajuan sudah dilakukan. Terakhir prosesnya pada 19 Desember,” ujarnya.
Dari total penerima, 73 guru berstatus PNS, 16 guru PPPK, serta dua pengawas madrasah tercatat sebagai ASN penerima TPG. Sementara itu, guru non-ASN terdiri atas 89 guru impassing dan delapan guru non-impassing. Seluruh penerima disebut telah memenuhi persyaratan administratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Siti menegaskan pencairan TPG akan dilakukan secara serentak setelah proses dari pusat rampung. Pihaknya terus berkoordinasi dan memantau perkembangan agar penyaluran dapat segera terealisasi. “Harapannya, pencairan bisa dilakukan sebelum akhir tahun,” katanya.
TPG merupakan hak bagi guru yang telah memiliki sertifikat pendidik sebagai bentuk penghargaan atas profesionalisme dan kinerja mereka. Keterlambatan pencairan tentu berdampak langsung pada kondisi ekonomi guru. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan persiapan akhir tahun.
Meski demikian, dirinya meminta para guru untuk bersabar. Menurut Siti, seluruh proses di tingkat daerah telah tuntas dan kini tinggal menunggu tahapan pencairan dari pusat.
“Kami pastikan tidak ada kendala administratif di daerah. Semua sudah berproses,” pungkasnya. (dia/dre)