Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Delapan Stel Seragam Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 14 Kota Batu Tuntas Dibagikan

Fajar Andre Setiawan • Senin, 15 Desember 2025 | 17:38 WIB
BERINTERAKSI: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyapa salah seorang siswa SRMP 14 Kota Batu saat kunjungannya beberapa waktu lalu.
BERINTERAKSI: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyapa salah seorang siswa SRMP 14 Kota Batu saat kunjungannya beberapa waktu lalu.

BATU - Penantian siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Kota Batu terkait kelengkapan seragam akhirnya berakhir. Sebanyak delapan jenis seragam telah diterima dan siap digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus penguatan karakter di lingkungan asrama.

Kepala SRMP 14 Kota Batu Yulianah mengatakan seluruh seragam tersebut merupakan bantuan langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang disalurkan secara bertahap sejak awal siswa menempati asrama. “Total ada delapan stel seragam yang diterima siswa. Sekarang sudah lengkap semuanya,” kata Yulianah.

Delapan jenis seragam meliputi biru-putih, dinas pesiar, dinas lapangan, pakaian santai, batik identitas Sekolah Rakyat, olahraga, pramuka, serta jas laboratorium dan almamater. Seluruhnya disiapkan untuk mendukung aktivitas akademik, pembinaan karakter, hingga kegiatan resmi di luar sekolah.

Pada tahap awal, siswa menerima dua set pakaian santai berlogo Sekolah Rakyat, seragam biru-putih, serta seragam dinas pesiar. Seluruhnya dikirim bersamaan dengan awal masa tinggal siswa di asrama. Sementara, pengiriman seragam batik, dinas lapangan, olahraga, serta jas almamater mengalami jeda waktu cukup panjang.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, pihak sekolah menerapkan pengaturan penggunaan seragam secara fleksibel. “Misalnya, pakaian santai sempat digunakan untuk pelajaran olahraga. Seragam putih digunakan pada hari tertentu agar kegiatan belajar tetap berjalan,” jelasnya.

Dalam skema sementara tersebut, siswa mengenakan seragam putih pada Senin dan Selasa, pakaian santai pada Rabu dan Kamis, serta seragam pramuka pada Jumat. Adapun seragam dinas pesiar hanya digunakan pada kegiatan khusus, seperti menghadiri undangan upacara di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

“Pemakaian seragam kami atur seefektif mungkin. Yang terpenting, proses pembelajaran tidak terganggu,” tegas Yulianah. Ia memastikan, seragam tambahan akhirnya tiba pada 11 Desember lalu. Dengan demikian, seluruh perlengkapan seragam kini telah lengkap dan dapat digunakan sesuai jadwal resmi sekolah.

Ke depan, seragam biru-putih akan digunakan pada Senin hingga Rabu, batik Sekolah Rakyat pada Kamis dan Jumat, serta pramuka pada Sabtu. Seragam pesiar dan jas almamater diperuntukkan bagi kegiatan resmi di luar sekolah, sementara pakaian santai digunakan saat hari libur atau aktivitas nonformal di asrama. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#pendidikan #kota batu #srmp #kemensos