Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Sekolah Swasta di Kota Batu Terima Bantuan Operasional Sekolah Daerah Rp 6,1 Miliar

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 11 Desember 2025 | 16:56 WIB
DISERAHKAN SIMBOLIS: Wali Kota Batu Nurochman menyerahkan Bosda kepada Ketua MKKS SMP Swasta Kota Batu Windra Rizkyana dalam peringatan HGN Kota Batu di GOR Gajah Mada pada Senin lalu (9/12).
DISERAHKAN SIMBOLIS: Wali Kota Batu Nurochman menyerahkan Bosda kepada Ketua MKKS SMP Swasta Kota Batu Windra Rizkyana dalam peringatan HGN Kota Batu di GOR Gajah Mada pada Senin lalu (9/12).

BATU - Sekolah swasta dan pendidikan nonformal (PNF) di Kota Batu akhirnya mendapat kepastian terkait Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tahun ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menggelontorkan dana sebesar Rp6,157 miliar yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Batu Nurochman dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di GOR Gajah Mada pada Senin lalu (9/12).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M. Chori menjelaskan Bosda tersebut menyasar seluruh jenjang pendidikan swasta. Kelompok Bermain (KB) dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) menerima Rp618 juta, TK sebesar Rp1,12 miliar, SD sebesar Rp2,37 miliar, SMP sebesar Rp1,9 miliar, hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebesar Rp168 juta.

Menurut Chori, besaran Bosda dihitung berdasarkan jenjang pendidikan. Misalnya, KB/SPS dan TK menerima bantuan masing-masing Rp6 juta dan Rp12 juta per tahun. Adapun PKBM, SD, dan SMP dihitung berdasarkan jumlah siswa. Setiap siswa PKBM dijatah Rp20 ribu per bulan, SD Rp25 ribu, dan SMP Rp35 ribu.

“Semakin banyak siswanya, semakin besar dana yang diterima sekolah,” ujar Chori. Ia menambahkan sejak tahun lalu pencairan Bosda tidak lagi dilakukan dua tahap, melainkan langsung satu tahun penuh. Namun, skema itu hanya berlaku bagi sekolah swasta. Sebab, untuk sekolah negeri seluruh belanja hibah kini disalurkan dalam bentuk barang.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kota Batu Windra Rizkyana menyebut penyerahan Bosda masih bersifat simbolis. Dana belum masuk ke rekening sekolah karena pencairan masih menunggu proses akhir dari Pemkot.

“Tahapan administrasi sudah kami lakukan, termasuk penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pekan lalu. Kami tinggal menunggu instruksi pencairan,” kata pria yang juga menjabat Kepala SMP Muhammadiyah 8 Batu.

Windra menilai Bosda sangat membantu menutup kebutuhan operasional sekolah swasta yang tidak tertanggung dari sumber pembiyaan lain. “Biasanya pencairan langsung satu tahun penuh dan itu sangat membantu stabilitas kas sekolah,” ujarnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#bosda #pnf #pkbm #pemkot batu