Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Apel Gratis Kerap Overload di Kota Batu, Tingginya Animo Pelajar sampai Memakan Korban

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 18 Mei 2025 | 16:34 WIB
DISERBU SISWA: Salah satu armada apel gratis menjemput siswa di Sekolah Alkitab, Kecamatan Junrejo, Kota Batu beberapa hari lalu.
DISERBU SISWA: Salah satu armada apel gratis menjemput siswa di Sekolah Alkitab, Kecamatan Junrejo, Kota Batu beberapa hari lalu.

BATU - Jumlah Angkutan Pelajar (Apel) gratis tampaknya perlu segera ditambah.

Pasalnya, 65 armada yang ada tidak bisa menampung semua minat pelajar.

Tak pelak para sopir kerap mengangkut penumpang melebihi kapasitasnya.

Satu armada hanya bisa mengangkut maksimal 12 penumpang saja.

Namun, kenyataannya tiap Apel gratis bisa mengangkut 15-20 pelajar.

Tentu itu mempertaruhkan cita-cita Pemkot Batu untuk menyediakan angkutan gratis yang aman dan nyaman bagi pelajar.

Koordinator Apel Gratis Jalur BatuSonggoriti David Ramadhan membeberkan beberapa waktu lalu ada satu anak yang jatuh dari angkutan.

Itu lantaran jumlah pelajar yang diangkut melebihi kapasitas.

Satu anak terpaksa duduk di dekat pintu jok penumpang dan terjatuh.

Dia mengaku sudah melakukan pembatasan jumlah penumpang sesuai kapasitasnya.

Namun, para pelajar susah ditolak.

“Mereka sudah langsung berebut tempat dan berjubel dengan sendirinya di dalam armada,” ungkapnya.

Grafis animo pengakes layanan apel gratis
Grafis animo pengakes layanan apel gratis

Selain itu, David juga menilai kondisi seperti itu juga rawan terhadap tindakan pelecehan seksual.

Sebab, di dalam armada tidak ada jarak antara siswa perempuan dengan siswa laki-laki.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu Hari Juni Santoso mengatakan penambahan armada Apel gratis akan terus dilakukan secara bertahap.

Tentu saja dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran yang ada.

Sayangnya, dia menyebut belum ada rencana penambahan armada dalam waktu dekat.

Akhir tahun lalu sudah ada tiga jalur baru yang dibuka.

Yakni rute yang menjangkau pelajar SMKN 3 Batu, MPN 5 Batu, dan SMAN 2 Batu.

“Tahun ini ada 12 unit Apel gratis yang ditambah. Sari yang sebelumnya 53 unit menjadi 65 unit,” jelasnya.

Juni meminta agar sopir lebih tegas membatasi kuota armadanya.

Sebab, penumpang yang overload mengancam keselamatan dan kenyamana pelajar.

Sebagai informasi dalam sehari ada sekitar 1.407 siswa yang menggunakan layanan Apel gratis di delapan trayek dan sembilan jalur.

Artinya, kebutuhan ideal armadanya mencapai 117 unit. (ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#armada #lebih #siswa #Layani #Animo #kota batu #butuh #kelebihan penumpang #Banyak #tidak cukup