Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Jeruk dari Petani Kota Batu Terjun Bebas

Z
BUAH SEGAR: Salah seorang pedagang di Pasar Induk Among Tani menunggu pelanggan datang di kios miliknya kemarin (6/5).
BUAH SEGAR: Salah seorang pedagang di Pasar Induk Among Tani menunggu pelanggan datang di kios miliknya kemarin (6/5).

Advertisement

 

BATU, RADAR BATU - Lesunya serapan pasar memicu kejatuhan harga komoditas jeruk di Kota Batu selama sepekan terakhir hingga kemarin (6/5). Koreksi harga ini menekan margin keuntungan dari hulu ke hilir. Di tingkat petani, harga jeruk jenis siam madu merosot tajam. Angkanya terperosok ke level Rp 8-9 ribu per kilogram.

Johan Bambang Irawan, pedagang di Pasar Induk Among Tani menyebut tren penurunan harga mulai terjadi sejak akhir April lalu. “Harganya turun bertahap sekitar seribu rupiah setiap harinya. Puncaknya berlanjut sampai hari ini (kemarin),” ujar Johan.

Advertisement

Panjangnya jalur distribusi turut memengaruhi harga jual. Pedagang pasar harus menebus jeruk dari tengkulak seharga Rp 10-12 ribu per kilogram. Harga eceran ke tangan konsumen akhir terpaksa dipatok Rp 13 ribu.

Padahal, jeruk siam madu kualitas premium ini sanggup bertengger di harga Rp 20 ribu per kilogram. Efek domino penurunan ini merata. Jeruk baby dan jeruk siam peras ikut turun kasta. Keduanya kini dilego di kisaran angka Rp 10 ribu per kilogram.

Advertisement

Johan pesimistis pasar akan pulih dalam waktu dekat. Ia memprediksi rentetan anjloknya harga bisa terus berlanjut hingga Oktober mendatang. Pukulan telak tentu paling dirasakan di tingkat akar rumput.

Nuriyanto, petani jeruk asal Kecamatan Junrejo mengeluhkan kondisi lesunya pasar. Harga jeruk kualitas super dari kebunnya ikut tergerus secara signifikan. “Harga kualitas unggul dari kebun kini hanya dihargai Rp 11-12.000 per kilogram. Padahal sebelumnya bisa bertahan di angka Rp 14 ribu,” paparnya. (dia/dre)

Advertisement

Artikel Terkait

 Penjualan Bibit Jeruk di Kota Batu Meningkat 10 Persen

Penjualan Bibit Jeruk di Kota Batu Meningkat 10 Persen

Penjualan bibit jeruk di BRMP Jatim naik 10 persen sejak 2021. Pengiriman mencapai 20-30 ribu bibit per tahun ke berbagai daerah.

Harga Suku Cadang Impor Meroket 50 Persen

Harga Suku Cadang Impor Meroket 50 Persen

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat memukul telak kelangsungan industry perbengkelan di Kota Batu. Ketergantungan

Dolar Tembus Rp18 Ribu, Berikut 7 Tips Gaya Hidup Agar Tetap Hemat di 2026

Dolar Tembus Rp18 Ribu, Berikut 7 Tips Gaya Hidup Agar Tetap Hemat di 2026

Naiknya dolar AS membuat gaya hidup anak muda ikut terdampak. Simak tips hemat agar tetap bijak mengatur pengeluaran sehari-hari lebih bijak

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer