Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Semakin Dewasa, Pertemanan Menyusut dan Hidup Mulai Terasa Materialistis? Ternyata Banyak Orang Mengalaminya

Parahita Ade Kumala • Jumat, 22 Mei 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi kehidupan dewasa yang kesepian (sumber  foto: magnific)
Ilustrasi kehidupan dewasa yang kesepian (sumber foto: magnific)
BATU, RADAR BATU – Memasuki usia dewasa, banyak orang mulai merasa hidup berubah drastis. Lingkaran pertemanan perlahan menyusut, obrolan semakin jarang, dan fokus hidup mulai bergeser ke pekerjaan, uang, hingga kestabilan finansial. Fenomena ini kini banyak dirasakan generasi muda, terutama setelah lulus kuliah dan memasuki dunia kerja.

Jika dulu masa sekolah dan kuliah dipenuhi teman dan beraktivitas bersama, kehidupan dewasa justru membuat banyak orang lebih sibuk dengan urusan masing-masing. Jadwal kerja yang padat, tuntutan karier, hingga tanggung jawab keluarga membuat waktu untuk sekadar nongkrong atau bertemu teman menjadi semakin sulit.

Tidak sedikit orang akhirnya merasa kesepian meski memiliki banyak teman di media sosial. Hubungan pertemanan yang dulu dekat perlahan berubah menjadi sekadar saling melihat story atau memberi ucapan singkat saat ulang tahun. Banyak orang mulai sadar bahwa semakin dewasa, kualitas hubungan terasa lebih penting dibanding jumlah teman.

Baca Juga: Ratusan Guru PAUD di Kota Batu Belajar Strategi Pembelajaran Digital

Di sisi lain, fokus terhadap materi dan kestabilan finansial juga semakin besar. Biaya hidup yang meningkat, target karier, hingga keinginan hidup mandiri membuat banyak anak muda mulai mengejar penghasilan, tabungan, dan aset. Akibatnya, hidup terkadang terasa hanya berputar antara kerja, lelah, lalu mengulang rutinitas yang sama setiap hari.

Fenomena ini sebenarnya wajar secara psikologis. Saat dewasa, energi sosial seseorang menjadi lebih terbatas sehingga mereka cenderung lebih selektif dalam memilih lingkungan dan hubungan yang dipertahankan. Selain itu, rasa aman finansial juga menjadi kebutuhan penting untuk bertahan di tengah tekanan hidup modern.

Meski begitu, banyak orang mulai menyadari bahwa hidup bukan hanya soal materi. Di tengah kesibukan dan tekanan untuk sukses, banyak generasi muda kini mulai mencari keseimbangan dengan menjaga hubungan yang sehat, mencari komunitas baru, hingga lebih menghargai waktu untuk diri sendiri dan orang-orang terdekat.

Baca Juga: Jarak Rumah Bukan Lagi Penentu Utama dalam SPMB Domisili di Kota Batu

Editor : Aditya Novrian
#materialisme #dewasa #lifestyle #Kehidupan