Hal ini terlihat dari semakin banyak pemilik kucing yang rela mengeluarkan uang dalam jumlah besar demi kebutuhan peliharaan mereka. Mulai dari makanan premium, vitamin, grooming rutin, mainan interaktif, hingga penitipan di pet hotel saat ditinggal bepergian kini menjadi hal yang lumrah.
Tidak sedikit pula pemilik yang rela mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk pemeriksaan kesehatan, vaksin, hingga perawatan medis saat kucing sakit. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap hewan peliharaan yang kini lebih mengutamakan kesejahteraan fisik dan mental hewan.
Baca Juga: Mahasiswa UMM Wajib Tahu! Deretan Kafe Nyaman untuk Nongkrong ataupun Me Time Jadi Seru
Selain karena rasa sayang, banyak orang mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan kucing peliharaan mereka. Kehadiran kucing dianggap mampu mengurangi stres, rasa kesepian, hingga menjadi teman di tengah aktivitas sehari-hari yang padat. Oleh karena itu, pengeluaran untuk kucing sering kali dianggap sebagai bentuk investasi kebahagiaan.
Media sosial juga ikut memperkuat tren ini. Konten seputar kehidupan kucing, candaan pov pemilik kucing “kalau dia minta disekolahin, bakal aku usahain sampai kuliah bahkan S2.”, hingga video lucu peliharaan membuat gaya hidup cat lovers semakin populer. Tidak sedikit orang menjadikan perawatan kucing sebagai bagian dari hidup, serta bentuk kasih sayang pemiliknya.
Meski terlihat menghabiskan banyak biaya, banyak pemilik merasa pengorbanan tersebut sebanding dengan kebahagiaan yang diberikan hewan peliharaan mereka. Fenomena humanisasi hewan peliharaan ini pun menunjukkan bagaimana hubungan manusia dan kucing kini semakin dekat dan emosional.
Baca Juga: Liburan Anti Bosan? Cobain Arung Jeram di Batu Rafting
Editor : Aditya Novrian