Mengapa Demikian?
Secara ilmiah, warna hitam memang memiliki kemampuan menyerap panas lebih tinggi dibanding warna lain. Hal ini terjadi karena warna hitam menyerap hampir seluruh cahaya yang diterima, lalu mengubahnya menjadi energi panas.
Saat terkena sinar matahari, kain hitam menyerap lebih banyak cahaya dan radiasi inframerah dibanding pakaian berwarna terang. Panas tersebut kemudian tersimpan di serat kain dan berpindah ke tubuh, sehingga menimbulkan rasa gerah yang lebih kuat.
Baca Juga: Kebiasaan Membuka Ponsel Sebelum Tidur Dinilai Memengaruhi Kualitas Istirahat Pelajar
Inilah alasan mengapa baju hitam yang dipakai saat siang hari terasa lebih panas, bahkan ketika berada di tempat teduh. Sebaliknya, warna putih atau terang lebih banyak memantulkan cahaya, sehingga terasa lebih sejuk di bawah paparan matahari.
Namun, warna bukan satu-satunya penyebab tubuh merasa panas. Jenis bahan pakaian juga memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan saat digunakan.
Baju hitam berbahan polyester, nilon, atau spandex biasanya terasa lebih gerah karena sirkulasi udaranya kurang baik. Panas menjadi lebih mudah terperangkap di antara pakaian dan kulit.
Sebaliknya, bahan seperti katun, linen, dan rayon cenderung lebih nyaman digunakan meski berwarna gelap. Bahan tersebut lebih mudah menyerap keringat dan memiliki sirkulasi udara yang lebih baik.
Baca Juga: Cokelat lovers, rekomendasi cokelat dan olahannya di Kota Batu
Menariknya, kemampuan warna hitam menyerap panas justru bermanfaat saat cuaca dingin atau malam hari, karena mampu menyimpan panas lebih lama, pakaian hitam dapat membantu tubuh tetap hangat.
Meski begitu, outfit hitam tetap menjadi favorit banyak orang karena dianggap lebih stylish dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya fashion. Tak heran, banyak anak muda tetap memilih memakai pakaian hitam meski cuaca sedang terik.
Maka dari itu, memilih bahan pakaian yang nyaman menjadi solusi penting bagi pecinta outfit hitam agar tetap tampil stylish tanpa merasa terlalu gerah saat beraktivitas di siang hari.
Baca Juga: Penunjukan Letjen Robi Herbawan sebagai Kepala BAIS TNI dan Nasib Kasus Andrie Yunus
Editor : Aditya Novrian