Preservasi Simpang Patih, Kota Batu Siapkan Tapak Bundaran 25 Meter

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 18:00 WIB
DALAM PERBAIKAN: Kondisi proyek preservasi Simpang Patih terus berjalan hingga kemarin (28/7).
DALAM PERBAIKAN: Kondisi proyek preservasi Simpang Patih terus berjalan hingga kemarin (28/7).

BATU, RADAR BATU - Proyek Strategis Daerah (PSD) preservasi Simpang Empat Patih, Kota Batu tidak hanya menyasar pelebaran jalan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) juga mulai menyiapkan tapak bundaran (roundabout) berdiameter sekitar 25 meter. Rencananya tapak itu akan menjadi lokasi berdirinya patung Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Penataan dilakukan di simpang yang menghubungkan Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, Jalan Indragiri, dan Jalan Hasanudin. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pelebaran simpang menggunakan konstruksi rigid beton. Pelebaran dilakukan mulai sisi utara yang berbatasan dengan pagar gereja hingga kawasan aliran sungai.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Batu Eko Setiawan mengatakan konsep bundaran telah masuk dalam desain awal penataan kawasan. Tujuannya untuk memperlancar arus kendaraan. Bundaran tersebut juga dirancang menjadi ruang penempatan patung Jenderal Soedirman sebagai ikon baru di pintu masuk barat Kota Batu.

“Rencana awal memang dipasangi bundaran. Kami juga melakukan kajian bersama Pemprov Jatim sebagai pemegang kewenangan ruas jalan,” ujarnya. Meski demikian, pembangunan fisik bundaran beserta patung belum dapat direalisasikan pada tahun ini. Eko masih memprioritaskan penyiapan ruang simpang dan pelebaran jalan.

Menurut Eko, kendala utama masih berada pada kebutuhan pembebasan lahan di sekitar lokasi. Karena itu, pekerjaan tahun ini difokuskan memanfaatkan ruang yang tersedia sambil menyiapkan tahapan administrasi pengadaan lahan. “Fokus kami saat ini menyiapkan lahannya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, proses pembebasan lahan membutuhkan waktu. Pasalnya, harus melalui sejumlah tahapan administrasi dan penyesuaian dengan ketentuan yang berlaku. Oleh sebab itu, pembangunan bundaran direncanakan menjadi pekerjaan lanjutan setelah seluruh kebutuhan lahan terpenuhi. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
Simpang Empat Patih proyek radar batu kota batu