Berita Terbaru Ekonomi & Bisnis Kesehatan Kriminal Lifestyle Malang Raya Nusantara Olahraga Opini Pemilu 2024 Pendidikan Peristiwa Sosok Teknologi Wisata & Kuliner

195 Warga Masuk Verifikasi Bansos

Zanadia Manik Fatimah • 2026-03-24 09:30:37
BERPELUANG MENERIMA INSENTIF : Salah seorang lanjut usia (lansia) berpeluang disasar bantuan insentif kemarin (27/2). ZANADIA MANIK FATIMAH/RADAR BATU
BERPELUANG MENERIMA INSENTIF : Salah seorang lanjut usia (lansia) berpeluang disasar bantuan insentif. ZANADIA MANIK FATIMAH/RADAR BATU

BATU - Nasib penyaluran bantuan sosial lagi-lagi bergantung pada ketepatan data. Sebanyak 195 warga Kota Batu dari kelompok desil 1-5 kini masuk tahap verifikasi sebagai calon penerima bantuan dari Kementerian Sosial. Proses itu dilakukan sebelum bantuan barang ditetapkan dan disalurkan.

Bantuan yang diusulkan tidak berbentuk uang tunai. Jenisnya berupa sembako, sarana prasarana, hingga alat kesehatan. Seluruh calon penerima masih diperiksa untuk memastikan kondisi sosial ekonomi mereka sesuai dengan data usulan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Batu Mustakim Wardi mengatakan, 195 nama tersebut masih berstatus usulan. Karena itu, verifikasi dilakukan menyeluruh, termasuk lewat kunjungan langsung ke rumah calon penerima.

 BACA JUGA Iming-iming Promo Ramadan, Penjual Online Diduga Tipu Pembeli

“Sebanyak 195 itu masih melalui tahap verifikasi. Juga dilakukan pengecekan langsung ke lapangan agar data yang diusulkan benar-benar sesuai kondisi riil,” ujarnya. Menurut Mustakim, bentuk bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing warga.

Untuk alat kesehatan, misalnya, pemberian bantuan bergantung kebutuhan spesifik penerima berdasarkan verifikasi lapangan. Skema ini diprioritaskan bagi warga yang belum terakomodasi bantuan dari pemerintah kota dan program lain yang dibiayai APBD.

“Untuk jenis bantuan yang didapatkan juga disesuaikan dengan hasil verifikasi lapangan serta pagu anggaran yang tersedia dari pusat. Jadi tidak seragam, tetapi berdasarkan kebutuhan riil,” tegasnya.

 BACA JUGA Talang Bocor Dibiarkan, Pedagang Pasar Induk Pasang Plastik Secara Mandiri

Ia menegaskan, bantuan ini berbeda dengan program insentif bagi lansia dan disabilitas. Skema tersebut juga tidak berkaitan dengan bantuan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Seluruh mekanisme penyaluran mengikuti aturan dari pemerintah pusat. Meski belum final, peluang 195 warga itu dinilai cukup besar. Sebab, secara data mereka masuk kelompok desil 1-5 dan disebut belum tercakup dalam program bantuan lain.

BACA JUGA Kopi Pait Promosikan Songgoriti lewat Musik

Langkah verifikasi ini menjadi kunci. Sebab bansos kerap bermasalah bukan pada skemanya, tetapi pada akurasi sasaran. Jika pencocokan data dan kondisi lapangan tidak presisi, bantuan mudah meleset dari warga yang paling membutuhkan. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
#bansos #penerima bansos