BATU - Transformasi teknologi mulai menjadi arah baru pengembangan industri wisata di Kota Batu. Memasuki usia 25 tahun, Jawa Timur Park Group menyiapkan sejumlah proyek berbasis teknologi yang akan dikembangkan di kawasan wisatanya.
Rencana itu disampaikan dalam perayaan 25 tahun JTP Group yang digelar di Wisata Party JTP 3 Kota Batu Senin malam lalu (9/3). Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkenalkan sejumlah proyek baru yang tengah disiapkan perusahaan.
Manager Marketing and Public Relations JTP Group Titik S. Ariyanto mengatakan pengembangan wisata ke depan akan menggabungkan konsep hiburan dengan teknologi digital. Salah satu proyek yang tengah digarap adalah Museum Mega Sains dan Budaya di kawasan JTP 1.
Progres pembangunannya sudah mencapai 50 persen. Targetnya, museum tersebut mulai dibuka secara terbatas pertengahan tahun ini. Museum itu dirancang menampilkan sekitar 400 alat peraga interaktif yang menggabungkan sejarah Nusantara dengan teknologi artificial intelligence (AI) dan robotik.
Selain itu, JTP Group juga menyiapkan wahana baru di area Carnival JTP 3 berupa roller coaster bertajuk Coaster Idul Fitri. Wahana ini memiliki lintasan sepanjang 250 meter dengan ketinggian 14 meter. Durasi lintasan diperkirakan sekitar satu menit.
Pengembangan lain adalah pembangunan Batu Sport Center di kawasan JTP 3. Fasilitas tersebut berupa stadion berkapasitas sekitar 4.000 penonton yang dirancang multifungsi, mulai dari kegiatan olahraga hingga konser musik.
Di lokasi yang sama, perusahaan juga merencanakan pembangunan East Java First Spectacular and Modern Aquarium melalui kerja sama dengan investor dari Malaysia.
“Rencana pembangunan dimulai tahun ini dan ditargetkan beroperasi pada 2027,” kata Titik.
Di sektor akomodasi, JTP Group juga menyiapkan tiga hotel baru. Di antaranya Hotel Heliconia di kawasan JTP 1, 1979 Social Hotel di JTP 2 dengan konsep ekonomis sekitar Rp 80 ribu per orang, serta Hotel Tertawa di JTP 3.
Pengembangan layanan wisata juga dilakukan melalui pembangunan Tourism Service Center di JTP 2. Fasilitas ini akan menyediakan layanan penerjemah bagi wisatawan mancanegara. Direktur PT Maju Batu Persada Ir. Suryo Widodo mengatakan berbagai proyek tersebut bagian dari strategi memperkuat daya saing pariwisata Kota Batu. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho