Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Serapan Belanja Distan-KP di Kota Batu Baru 83,17 Persen Jelang Tutup Tahun

Fajar Andre Setiawan • Sabtu, 27 Desember 2025 | 16:20 WIB
Ilustrasi Belanja
Ilustrasi Belanja

BATU - Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, serapan belanja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu masih jauh dari 100 persen. Hingga 18 Desember, serapan anggaran baru mencapai 83,17 persen dari total pagu Rp42,26 miliar atau setara Rp35,14 miliar.

Kepala Distan-KP Kota Batu Heru Yulianto menjelaskan belum optimalnya serapan anggaran dipengaruhi proses pengajuan pencairan sejumlah kegiatan penghujung tahun yang masih berjalan. Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong wajar dalam siklus pengelolaan anggaran daerah.

“Sejumlah kegiatan masih berproses pengajuan pencairan hingga akhir tahun. Pola seperti ini lazim terjadi karena pencairan mensyaratkan kelengkapan dokumen dan hasil pelaksanaan kegiatan,” ujar Heru. Ia menambahkan sebagian program Distan-KP bersifat bertahap dan berkelanjutan.

Grafis Serapan Belanja Anggaran Distan-KP 2025
Grafis Serapan Belanja Anggaran Distan-KP 2025

Oleh karena itu, anggaran baru dapat dicairkan setelah pekerjaan selesai secara fisik dan administratif. Skema tersebut diterapkan untuk memastikan penggunaan anggaran sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Pada tahun anggaran 2025, Distan-KP memprioritaskan belanja untuk kebutuhan strategis.

Selain gaji aparatur dan operasional perangkat daerah, porsi besar anggaran diarahkan untuk peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan. “Anggaran digunakan untuk bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), sarana produksi seperti bibit dan benih, bantuan ternak, hingga sarana perikanan budidaya,” jelas Heru.

Selain itu, terdapat alokasi belanja beras untuk penanganan kerawanan pangan. Terutama bagi kelompok masyarakat rentan yang terdampak fluktuasi harga dan tekanan ekonomi. Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas pangan.

Dari sisi infrastruktur, anggaran juga dialokasikan untuk peningkatan sarana pendukung produksi pertanian. Di antaranya pembangunan dan peningkatan Jalan Usaha Tani dan Jalan Produksi (JUT/Japro), Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani dan Desa (JITUT/Jides), serta fasilitas pendukung seperti screen house, kandang ternak, dan rumah kompos.

Tak hanya program fisik, Distan-KP juga menjalankan program nonfisik berupa pelatihan, bimbingan teknis, dan sosialisasi bagi petani serta pembudidaya ikan. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha pertanian di tengah tantangan sektor pangan.

Dukungan terhadap komoditas unggulan daerah, seperti apel, juga menjadi perhatian melalui program revitalisasi lahan dan bantuan demplot. Untuk tahun anggaran 2026, Heru menyebut pihaknya telah menyelesaikan penyusunan alokasi anggaran berdasarkan kebutuhan tiap bidang. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#Alsinta #belanja #distan #kota batu