Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Maju Mundur Uji Coba Gate Parkir Alun-Alun Wisata Kota Batu

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 26 Desember 2025 | 16:08 WIB
TAK KUNJUNG DIUJI COBA: Petugas parkir Alun-Alun Kota Wisata Batu menarik karcis parkir dari pengunjung kemarin (25/12).
TAK KUNJUNG DIUJI COBA: Petugas parkir Alun-Alun Kota Wisata Batu menarik karcis parkir dari pengunjung kemarin (25/12).

BATU - Hampir tiga pekan sejak terpasang, smart gate parking di kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu belum juga diuji coba. Hingga kemarin (25/12), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu masih menerapkan sistem parkir manual dengan pembayaran tunai. Padahal, momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) disebut-sebut sebagai waktu ideal untuk menguji sistem parkir otomatis tersebut.

Sebelumnya, Dishub sempat menjadwalkan uji coba pada pekan lalu, bertepatan dengan meningkatnya volume kendaraan wisatawan. Namun hingga kini, rencana itu tak kunjung terealisasi. Tidak ada penjelasan resmi mengenai penundaan tersebut. Pantauan Jawa Pos Radar Batu di lokasi menunjukkan pengelolaan parkir di kawasan alun-alun masih jauh dari kata tertib.

Alur kendaraan yang semestinya hanya melalui pintu masuk di Jalan Sudiro Selatan dan Jalan Munif, belum diterapkan secara konsisten. Ketiga titik gate masih bebas digunakan sebagai akses keluar-masuk kendaraan. Akibatnya, sejumlah wisatawan tampak kebingungan mencari lokasi parkir. Tidak sedikit pengendara yang harus berputar-putar karena minimnya arahan di lapangan.

Salah seorang wisatawan, Arif Rahmad, mengaku tidak mempersoalkan keberadaan gate parkir. Namun, ia menilai skema pengaturan lalu lintas dan parkir belum siap diterapkan. “Kalau sistemnya baru, seharusnya petugas aktif mengarahkan ke titik parkir yang masih kosong,” ujarnya.

Menurut Arif, tanpa arahan juru parkir yang sigap, wisatawan justru harus mencari ruang parkir sendiri di tengah kepadatan kendaraan. Kondisi itu dinilai mengurangi kenyamanan berwisata, terutama saat kunjungan memuncak.

Ia juga menyoroti belum optimalnya sterilisasi satuan ruang parkir (SRP). Di sejumlah titik, lahan parkir masih banyak dimanfaatkan pedagang kaki lima (PKL) liar. “Kalau lahannya terbatas, seharusnya ini ditertibkan lebih dulu,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Batu Chilman Suaidi enggan menjelaskan alasan belum dimulainya uji coba gate parkir. Ia juga belum bisa memastikan kapan sistem tersebut akan diterapkan penuh.

“Masih berproses. Kami lakukan penyetingan. Tunggu saja,” ujarnya singkat. Molornya uji coba ini memunculkan tanda tanya mengenai kesiapan teknis dan koordinasi antarpetugas di lapangan. Di tengah tingginya arus wisatawan, keberadaan infrastruktur parkir yang belum optimal justru berpotensi menambah persoalan klasik kemacetan dan ketidaknyamanan di jantung wisata Kota Batu. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#Smart Gate Parking Batu #dishub #kota batu #nataru