Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tiga SPPG Baru Bakal Dikelola Swasta, Pemkot Batu Apresiasi Keterlibatan Yayasan

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 25 Juli 2025 | 17:05 WIB
TITIK BARU: Salah satu dapur SPPG milik swasta akan beroperasi di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji.
TITIK BARU: Salah satu dapur SPPG milik swasta akan beroperasi di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji.

BATU - Usulan pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batu terus bertambah. Ada tiga titik yang sedang diusulkan pihak swasta. Semua berlokasi di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu juga sudah mengusulkan penambahan tiga dapur SPPG. Semuanya akan menggunakan aset tanah milik pemkot. Pertama, di Jalan Metro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. 

Kedua, di Jalan Raya Punten (depan Hotel Purnama), Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Ketiga, di belakang pos polisi pertigaan Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Sedangkan, usulan penambahan tiga dapur SPPG yang bakal dikelola swasta (yayasan dari luar daerah) akan menggunakan aset tanah milik pribadi, yayasan, dan Pemdes Bulukerto. 

Rencana titik dapur sppg di Kota Batu.
Rencana titik dapur sppg di Kota Batu.

Kepala Desa Bulukerto Suhermawan mengaku belum mengetahui pasti yayasan mana saja yang akan diajak kerja sama. “Yang jelas sudah kami komunikasikan langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Tidak dengan pemkot,” ungkapnya. 

Lokasi tiga dapur SPPG baru nantinya akan menggunakan aset pribadi milik warga RT 02/RW 01 Desa Bulukerto, aset pemdes di dekat Kantor Desa Bulukerto, dan aset milih salah satu yayasan di RT 01/RW 04 Desa Bulukerto.

“Kalau ditambah dengan satu titik di depan Hotel Purnama dari usulan pemkot, artinya akan ada empat SPPG yang menjangkau Desa Bulukerto,” imbuh dia. Mawan mengatakan, ketiga usulan tersebut masih dalam proses negosiasi.

Sebab, dua titik yang diusulkan juga perlu beberapa rehabilitasi untik menyesuaikan standar dapur SPPG. Sedangkan, satu titik lainnya perlu dibangun dari nol lantaran belum ada bangunan yang berdiri di lahan tersebut. 

Mawan menyebut dapur SPPG di desanya tidak hanya akan menjangkau pelajar di Bulukerto saja. Mengingat kapasitas dapur SPPG mencapai 3.000 porsi per hari. Jadi, kemungkinan akan menjangkau beberapa wilayah lain seperti Desa Bumiaji dan Desa Sidomulyo.

Menurut data pokok pendidikan (dapodik), ada tiga SD di Desa Bulukerto. Dengan total siswa mencapai 3.968 siswa. Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Batu Nurochman mengaku belum mengetahui usulan tiga titik baru tersebut. 

Meski begitu, pihaknya mengapresiasi langkah yayasan untuk mendirikan dapur SPPG di Kota Batu. “Dengan berprosesnya tiga usulan pemkot, penambahan SPPG tersebut bisa mendukung akselerasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjangkau lebih banyak siswa,” tandas Cak Nur. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#dapur SPPG #Badan Gizi Nasional (BGN) #kota batu #Mbg #dapodik