KOTA BATU — Sebanyak 113 atlet mancanegara dari 20 negara ambil bagian dalam ajang Mantra 116 Ultra Trail Running yang digelar pada 5–6 Juli 2025 di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur. Event lari gunung skala internasional ini menjadi magnet bagi pelari lintas negara karena menawarkan tantangan alam serta panorama hutan pegunungan yang memesona di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.
Diselenggarakan sejak tahun 2017, oleh komunitas Malang Trail Runners (MANTRA), ajang ini menghadirkan berbagai kategori lomba: 116 KM, 68 KM, 38 KM, 34 KM, serta kategori fun run 17 KM dan 10 KM. Tahun ini, tercatat lebih dari 2.400 peserta ikut ambil bagian, menunjukkan lonjakan antusiasme baik dari pelari lokal maupun internasional.
Partisipasi atlet luar negeri tahun ini menjadi salah satu sorotan utama. Sebanyak 113 peserta ini datang dari berbagai negara, menjadikan Mantra 116 sebagai ajang trail running yang semakin dikenal di mata dunia.
Kepala Seksi Perencanaan Pengembangan Pemanfaatan UPT Tahura Raden Soerjo Sadrah Devi menyampaikan bahwa event ini tidak hanya memperkenalkan potensi alam Gunung Arjuno-Welirang. tetapi juga memberi dampak positif pada perekonomian warga lokal. “Selain menjadi ajang olahraga ekstrem, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari ojek lokal, pedagang kecil, hingga rumah-rumah warga yang disulap menjadi homestay bagi para peserta,” ujarnya.
Gunung Arjuno-Welirang, sebagai gunung tertinggi kedua di Jawa Timur, kini semakin dikenal sebagai ikon wisata petualangan yang menantang. Dengan jalur yang menarik dan nilai budaya yang kuat, kawasan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan mancanegara untuk menjadikannya destinasi pendakian unggulan.
Melalui Mantra 116, PLT Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini, S.Hut, M.AP juga berharap dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan dan pegunungan. “Serta membangun rasa cinta terhadap lingkungan,” tambahnya.
Editor : A. Nugroho