BATU - Eksistensi buah apel sebagai ikon Kota Batu terus dilakukan penyegaran.
Pasalnya, beberapa waktu terakhir banyak petani apel yang mengeluhkan penurunan peminat dan beralih ke komoditi lain.
Hal itu tentu membuat tingkat produktivitas pengolahan apel juga turut berkurang.
Padahal, berbagai olahan apel sudah banyak dikembangkan.
Seperti keripik buah apel, cuka apel, dan beberapa olahan lain.
Untuk mempertahankan produk tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu perlu melakukan inovasi.
Salah satunya untuk mendorong pelaku usaha apel mulai menggandeng hotel dan resto di Kota Batu.
“Produk apel memang berpotensi menjadi oleh-oleh khas Kota Batu,” terang Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai.
Minimnya strategi pemasaran yang dilakukan oleh beberapa pelaku usaha, perlu adanya pembinaan upaya pemasaran lain.
Pemasaran tersebut juga akan bersinergi dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu.
Tak hanya itu, produk apel juga berpotensi untuk dipamerkan di luar daerah.
Hal itu bertujuan untuk mencakup lebih banyak peminat apel.
Dengan demikian, pemasaran apel yang lebih luas akan turut meningkatkan penjualan apel. (ori/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana